Pelangi » Percik | Selasa, 16 Maret 2010 pukul 17:20 WIB

Adakah Kau Lupa?

Penulis : Ratu Karitasurya

Pergantian waktu selalu di depan mata, berarti usia kita telah berkurang tanpa terasa, bagaikan baru sehari kita melihat matahari terbit di hari ini. Banyak sudah suka dan duka, kesuksesan dan kegagalan, kita alami di waktu yang telah berlalu, namun apa yang akan kita lakukan pada waktu selanjutnya?

Apakah hari ini lebih buruk atau sama atau lebih baik dari hari kemarin? Kitalah yang mampu menjawabnya. Jika lebih buruk, berarti kita CELAKA. Jika sama, berarti kita RUGI. Dan jika lebih baik, berarti kita BERUNTUNG.

Demikianlah seharusnya kita selalu menghitung hari-hari yang telah kita lalui, karena suatu saat kita semua akan menghadapi HARI PERHITUNGAN AGUNG di hadapan Allah Yang Maha Perhitungan. Kalau dari sekarang kita sudah terbiasa menghisab diri sendiri, kita tak akan kaget untuk menghadapi HARI PERHITUNGAN yang pasti akan datang dan akan kita alami bersama.

Tentunya barometernya adalah, kita gunakan untuk apa UMUR kita? Di jalan apa kita amalkan ILMU kita? Untuk apa kita binasakan TUBUH kita? Dari mana dan untuk apa kita habiskan HARTA kita?

Buatlah rencana dan neraca hidup kita dari sekarang dengan sebaik-baiknya, sebelum Malaikat Izrail mendatangi kita!

KotaSantri.com © 2002-2026