Pelangi » Percik | Jum'at, 10 Juli 2009 pukul 17:00 WIB

Setiap Pemberian adalah Anugerah Terindah

Penulis : Rifatul Farida

Memaknai kehidupan ini di antara episode demi eisode yang menggilir keceriaan dan kedukaan. Tidak selalu hal menyenangkan itu indah, dan itu yang kini terjadi. Menjadi sebuah ketakutan jangan-jangan ini adalah bagian dari kufur nikmat, ketika semua asa telah ada di genggaman tak jua meletupkan rasa puas.

Begitu tak menyenangkannya mendapati keadaan yang terbaik, namun hati tak menyukainya. Hingga tiap syukur yang terucap bukanlah sebuah ketulusan terdalam, namun sebuah syarat perilaku menjadi hambaNya dalam pijak kesadaran.

Dia, yang tak pernah bosan memberi kesempatan dalam tiap khilaf untuk segera diperbaiki. Dia, yang tetap dekat meski melihat tingkah polah memuakkan dari sisi diri yang lain. Dia, yang Maha Penyayang dengan kesabaran mendengar segala keluh dan keinginan. Dia, tentunya sangat teramat tidak pantas dengan segala keagungan dan kemahabesaranNya menerima ucapan syukur dari hati yang tak khusyu’ mengeja hamdallah.

Rabb… Tawadhu’kan hati ini, agar nuansa lembut memandu setiap gejolak. Sempurnakan sketsanya, agar terbentuk ruang baru, persinggahan rasa yang mengolah setiap intuisi pandang. Agar mampu mencitarasakan setiap pemberian adalah anugerah terindah yang seharusnya diterima dengan kesyukuran penuh. Agar mampu mengejawantahkan setiap syukur dalam kilau ketulusan yang merefleksikan kemurniannya. Karena sejatinya Engkau lebih tahu kebutuhan hambaMU, dari pada sekedar keinginannya.

Rabb… Selamatkan hati ini dari kufur nikmat, meski hanya setitik. Amin.

KotaSantri.com © 2002-2026