
Pelangi » Muslimah | Kamis, 25 Juli 2013 pukul 21:00 WIB
Penulis : Rianfita Ria S.
Jika shaum pertanda taat, mesti dilengkapi dengan shalat. Engkau manis bukan pamer aurat, engkau cantik karena syahadat.
Matahari tak kurang sinar walau berawan. Bidadari tak kurang menarik walau berhijab.
Seharusnya Muslimah risih saat mata lelaki tertambat badannya. Tidakkah malu hanya dinilai dari lekuk tubuh yang akan hancur?
Bila berhijab menunggu renta usia, lantas apa guna hijab? Keindahan dan nafsu kuat pada muda, hijab tuntun bertanggung jawab.
Bila sudah "karena Allah" berhijab, tua-muda, baik-buruk, siap-belum, tiada jadi soal.
Bbila karena hijab engkau dijauhi dan direndahkan, maka yang mencela pasti tak cukup berharga untuk didengar.
Hijab adalah pakaian ketaatan, membuat terpandang dan sejuk dipandang.
Diambil dari Tausyiah Ust. Felix Siauw
KotaSantri.com © 2002-2026