
Pelangi » Bingkai | Senin, 1 Juli 2013 pukul 21:00 WIB
Penulis : Rahmatan Idul
Menikmati bait-bait dari nada-nada hurufmu yang kian berdenting, membawa segenap pikirankumelayang, menyusup di kedalaman jiwamu.
Berseri bersama cahayamu, namun akhirnya bersedih karena cahayamu. Ada getar-getar memendam rasa terindah. Ada rindu. Ada cinta. Ada luka. Ada sepi. Ada kecewa. Ada jenuh. Ada bahagia. Semua silih berganti karena cahaya di hatimu.
Aku ingin kau temukan cahaya lain yang sejati di hatimu. Yang mampu mengusir sepimu, jenuhmu, dan rindumu. Membunuh galaumu. Mampu membuatmu tertawa berderai di setulus-tulusnya tawamu.
Tersenyum penuh makna dengan manjamu yang khas pada cahayamu, di mana kau bisa dengan leluasa menikmati jemari kehangatannya saat kau bersandar di hatinya. Cahaya yang sebentar lagi luruh di hatimu, kan mendaratkan cinta tulusnya hanya buatmu.
Mengecup luka hatimu dengan santun. Dia mampu membuatmu menangis terharu karena kehadirannya yang tulus.
Semoga!
Ini butiran-butiran huruf yang terangkaikan buatmu.
Untuk sahabatku, Diana Wardani, yang bait-bait cahayanya kembali menyinari kelam di kedalaman hati.
KotaSantri.com © 2002-2026