Pelangi » Bingkai | Kamis, 14 Maret 2013 pukul 12:00 WIB

Berdiri Tegak Meski Sendiri

Penulis : Rifatul Farida

Aku Masih di sini, rebahkan perasaan yang lama mencari sandaran karenaNya. Mengembalikan segala niatan dari setiap lintasan keinginan hati yang rapat terpendam. Terpagar pada Izzah yang mengakar pada lahan keimanan.

Aku masih berdiri dan melangkah meski kadang terseok, mencoba tegarkan diri sebagai pejuang. Tangguhkan diri pada lemahnya kekuatan. Menahan lelah jiwa yang coba runtuhkan ketegaran.

Aku masih di sini, menghadapi takdir sendiri, menahan butiran bening di sudut mata yang kini mulai membendung.

Rabb, sungguh tidak harus dengan dia. Aku hanya ingin sempurnakan dien ini sebelum ajal menjemput. Aku hanya ingin muarakan kerinduan ini tuk hidup berbagi. Mengisi ruang kosong dengan cinta sesempurna Khadijah pada Muhammad; cinta yang tanpa tendensi, cinta yang berorientasikan makna ukhrawi.

Rabb, kuberanikan diri mengais sekeping asa kembali, membuka pintu hati dengan segala kemungkinan yang Engkau tawarkan. Semoga bukan karena di ujung kepasrahan semata, tapi karena keimanan yang menghujam di dalam dada.

Hadirkan ketulusan itu, ya Rabb.

KotaSantri.com © 2002-2026