Pelangi » Bingkai | Senin, 28 Januari 2013 pukul 21:12 WIB

Gundahku Kala Hujan

Penulis : septia fristiana wati

Tubuh gemetar, hati tergetar. Kala terdengar petir menggelegar.
Kala sendiri menemani raga. Terdengar gemercik tetesan hujan, membawa bumi yang semula panas, menuju kesejukan yang penuh kedamaian.

Ternyata hujan tidak selamanya menakutkan. Duka juga tak selamanya membawa kesedihan. Karena sesungguhnya ku tak sendiri, masih ada sang Maha mencintai bersamaku. Yang selalu menumbuhkan cinta dalam qalbuku. Yang selalu menepiskan rasa takut di setiap langkahku.

KotaSantri.com © 2002-2026