Pelangi » Bingkai | Kamis, 13 September 2012 pukul 12:00 WIB

Menakar Kesabaran

Penulis : Rifatul Farida

Menyukai malam ini, dengan rintikan gerimis dan hawa dingin. Memadukan kepingan-kepingan rasa, di lelahnya jiwa. Tak hanya segores saja luka itu, dan seperti biasanya saya abaikan.

Cukup meringis menahan perih, selebihnya saya anggap semuanya baik-baik saja. Dan ujungnya, selalu ada maaf untuk apapun yang membuat lara.

Namun, haruskah akan terus begitu? Karena kebutuhan untuk dimengerti pun menjadi fitrah diri. Dan ini seperti kamuflase yang sengaja terus dicipta. Ah, semoga saja tidak begitu.

Sesaat, sayapun pernah kecewa, namun itu tak kan pernah menjadi alasan kuat untuk menyesal, terlebih marah. Bohong kalau saya tak pernah sedih, namun bukan berarti memusnahkan senyuman.

KotaSantri.com © 2002-2026