Pelangi » Bingkai | Selasa, 8 Mei 2012 pukul 05:45 WIB

Metafora

Penulis : Meyla Farid

Kepribadianku ini sedang berada di ujung tanduk seekor sapi, yang di atas tanduknya diletakkan sebutir telur dengan hati-hati ketika sapi itu sedang tidur. Saat itulah kepribadianku diletakkan di atas telur, di ujung tanduk sapi tersebut. Untungnya, sampai saat ini sapi itu masih tertidur pulas dan tak bergeming sedikitpun. Namun dapat dibayangkan bukan betapa bahayanya nasib kepribadianku itu?

Aku meletakkannya di sana ketika aku sedang bersedih. Atau aku merasakan amarah yang teramat sangat, hingga ingin rasanya aku mencabuti satu persatu tanaman di bumi ini, agar pemanasan global segera membakar hangus bumi yang kutempati. Tapi tidak, ada sesuatu yang selalu menghentikan niatku.

Maka, ketika itu terjadi, aku segera meletakkan kepribadianku di atas telur di ujung tanduk sapi yang sedang tidur. Dengan begitu aku menjadi tenang, pelan-pelan menghirup dan menghembuskan nafas secara teratur. Satu... dua... tiga... empat... lima... sampai seratus delapan puluh enam. Akhirnya aku bisa merasakan ketenangan iramaku kembali. Hening di dalam batin. Bahkan gemericik air dapat kudengar melalui indra-indra di dalam nadiku. Lembut, menghanyutkan.

Pada saat yang sama, mata sapi itu terbuka. Segera kuambil lagi kepribadianku dan menyimpannya di tempat yang stabil.

KotaSantri.com © 2002-2026