Pelangi » Bingkai | Senin, 19 Maret 2012 pukul 12:00 WIB

Kehilangan Cahaya

Penulis : Achmad Fachrie

"Berbuatlah semaumu, berkatalah semaumu, bahkan raihlah mimpi sebanyak inginmu, tapi semua itu tidak ada artinya bila Allah tidak menyukainya."

Mencoba mengukur jarak jalan yang sudah dilewati. Saat pertama kali bermimpi, saat pertama kali berharap. Tidak peduli apapun yang terjadi, hanya ingin bermimpi dan meraih mimpi. Tidak peduli mereka berkata apa, ku hanya ingin meraih mimpi. Mencoba mengubah asa menjadi nyata. Hingga begitu banyak yang sudah dilewati.

Hingga langkah yang kutuju perlahan terasa kehilangan arah. Mencoba memahami tapi tak pernah memahami. Mencoba menggenggam tapi seperti menggenggam angin. Mencoba menjaga mimpi dan hati, tapi malah melukai. Melukai dan melepaskan kebaikan yang sempat terberi. Langkah ini justru kerap kali mengacaukan nafas dan hati sendiri.

Layaknya kehilangan langkah yang biasa memberikan arah. Karena bisikan, bisikan yang menjadi kebiasaan, bisikan yang menutup pendengaran. Menjadi keras, menjadi tuli. Sudah tidak bisa membedakan antara berjalan di atas ridhaNya atau tidak. Sudah tidak bisa merasakan berada di lindunganNya atau tidak. Sudah tidak bisa menyadari berada dalam cahayaNya atau tidak. Hingga akhirnya ku terdiam, terjatuh, dan terjatuh lagi.

KotaSantri.com © 2002-2026