Pelangi » Bingkai | Kamis, 27 Oktober 2011 pukul 13:45 WIB

Aku, Malamku, dan Rinduku

Penulis : Rifatul Farida

Dan malamku, adalah malam-malam yang penuh gemerlap bintang. Ketika rindu nyanyikan alunan khas, yang telah lama dikenali oleh jiwa. Dan rinduku kini, entah sudah sedalam ukuran apa. Tetap saja, malam-malamku, adalah malam-malam yang akan kuhadirkan gemintang. Karena ini malamku, karena ini milikku, dan karena ini yang ada padaku.

Aku, malamku, dan rinduku. Di sini. Tak kusesali. Tak kukesali. Tak kutangisi. Tak kukeluhi. Tak kusedihi. Tak kuratapi.

Jika senyum adalah kamuflase, maka tak juga akan kusenyumi.

Mungkin aku terluka. Harusnya aku sedih, mestinya aku menangis. Namun, tak kan kulakukan. Sebab, gemintang di malamku, telah bersinar memberi pelipur lara. Melesatkan pandanganku, pada cahaya keindahan.

Aku, malamku, dan rinduku. Biar terpagut mesra pada kerlipan sinarnya. Hingga yang kurasai, semuanya tetap indah. Indah, seindah hidupku dari sudut pandang tak biasa.

KotaSantri.com © 2002-2026