Pelangi » Bingkai | Kamis, 15 September 2011 pukul 11:30 WIB

Allah...

Penulis : Rifatul Farida

Menyusuri jalanan berdebu, melihat banyak wajah dengan raut sayup menahan kantuk. Menetapku penuh makna dan mungkin juga tanda tanya. Ketika aku menjadi asing di kampung halaman sendiri.

Tak ingin kupedulikan. Namun tak bisa, karena pikiranku terseret dalam perenungan.

Kuhitung usia, kuhitung masa, kuhitung kejadian. Semuanya begitu cepat datang dan berlalu.

Tak peduli, aku sedang ingin tak peduli.

Allah... dekap hatiku lebih erat, karena hanya Engkau yang aku punya.

Allah... dekap hatiku lebih erat, biar kurengkuhkan segala ingin atas namaMu dan demi Engkau.

Meski harus diakui ada sisi berat kurasakan. Namun, semoga tebakanku tak keliru, bahwa ini hanya ujian keimanan.

Allah... tunjukilah jalan itu, agar kesetiaan ini benar di tempatnya.

Kusingkirkan semua urusan dunia, namun tak ingin menjadi sufi. Atau menandakan sebuah pengakuan bahwa aku telah lelah. Aku hanya ingin Engkau, bukan yang lain. Engkau, bukan yang lain.

Allah... dekap hatiku lebih erat, biar tak membeku nantinya.

KotaSantri.com © 2002-2026