Pelangi » Bingkai | Kamis, 1 September 2011 pukul 14:00 WIB

Aku Kembali padaMu

Penulis : Rifatul Farida

Kala malam tak lagi larut, tapi kini sudah berubah menjadi dini hari. Dan mataku masih enggan terpejam. Diam-diam, ada hati yang terus melesatkan doa, mewakili banyak gundah dan memenggal banyak tanya tak terjawab.

Rabb... tak ingin lagi aku banyak tanya, maka saksikanlah diriku mulai patuh merunut semua. Satu-satu semua kekerasan itu luluh, jatuh dan mengurai bersama derasnya kucuran waktu.

Ku desak semua bisikan, minggir dan pergi jauh-jauh segera dari pikiran.

Rabbi... ku sentuh keperkasaanMu dengan tangan rapuh ini. Sebagai tanda pengakuan tentang ketidak berdayaan diri mengubah takdir sehebat apapun ikhtiar dan mutlaknya kekuasaanMu

Aku kembali padaMu dengan banyak kecompangan. Aku kembali menghadapMu dengan semua perasaan. Kemudian di titik ini, ku tatap semua hidupku yang bisa berakhir kapan saja. Dan sekarang, bolehkah aku mulai menangis? Menangisi kehidupanku yang tak pernah mampu menghindari dosa meski hati telah menyadari, melewatkan begitu saja kesempatan baik dan menyiakan begitu banyak waktu yang pendek ini.

Rabb... bantu diri ini untuk terus memperbaiki taubat, gigihkan ikhtiar dan bersihkan hati.

Wahai yang maha menerima taubat, maha pengasih dan maha penyayang. Aku kembali, dan mengembalikan semua urusan padaMu.

Yang ku ingin ridhaMu, walaupun aku hina di hadapanMu.

KotaSantri.com © 2002-2026