
Pelangi » Bingkai | Kamis, 26 Mei 2011 pukul 11:25 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Kudengar burung berkicau riang, menyambut pagi dan segala kehidupan semesta. Membuka jendela hati, mengamati sekitar. Kiranya bisa lebih berempati, pada setiap hal yang Allah takdirkan untuk diketahui.
Allah... berkahilah pagi ini, dengan semangat kebaikan untuk memberi, tanpa pernah mengharap 'kan menerima kembali. Letakan awal mula niat pada harapan atas ridhaMu. Kayakan hati ini dengan limpahan kasih sayang, agar dapat merengkuh lebih banyak lagi hati-hati lain, dalam tautan mahabbah kepadaMu.
Mencipta satu sisi jeda pada kehidupan yang tak pernah berhenti melaju, dengan muhasabah-muhasabah sepertiga malam. Ada raka'at-rakaat khusyu' ketika tangan bersedekap pasrah di atas dada. Mengembalikan semua urusan kehidupan kepadaMu. Ada sujud-sujud panjang kerinduan, menjadi saat terdekat antara seorang hamba dengan Rabbnya. Dan di do'a-do'a permohonan, menumpah ruah semua keluh, asa, perih tanpa bermaksud mengkufuri segala nikmat.
Allah... akan tetap selalu ada kesyukuran atas segala anugerah kehidupan, terlebih kesyukuran karena hingga detik ini, Engkau masih memberi kesempatan untuk beribadah kepadaMu. Maka dengan kemusliman ini, duhai Allah, jadikanlah kami pusaran-pusaran kebaikan, untuk orang-orang di sekitar kami. Karena sebaik-baik manusia, adalah yang bermanfaat bagi sesama. Dan kami, berupaya untuk menjadi yang terbaik di hadapanMu. Semata, hanya mengharap keridhaanMu.
KotaSantri.com © 2002-2026