Pelangi » Bingkai | Senin, 5 Oktober 2009 pukul 17:14 WIB

Gelisah Ini

Penulis : Achmad Fachrie

Seiring berjalan waktu, terkadang menemukan sebentuk arti yang begitu jelas terlihat. Tapi ada kala pula sebentuk arti itu mengabur, berubah menjadi hal yang belum dipahami, seakan berupa sulit yang mengganjal dalam hati, seakan menjadi sedih yang merundung dalam hati, menjadi ruang kosong yang tak dimengerti, ruang kosong yang melahirkan tanya diikuti hati-hati.

Perjalanan ini tak mudah, bahkan terkadang menjadi melelahkan, diikuti kegundahan yang terkadang membayangi. Tapi ku selalu kembali padaMu, bersimpuh memohon kekuatan dan kuasaMu.

Gelisah ini, berupa tanya yang belum kutemukan jawabnya. Walau begitu, ku masih berjalan, kutahu Engkau tidak akan meninggalkanku sendiri setelah sejauh ini ku bertahan.

Dalam setiap harap dan cita, kutahu bahwa Engkau takkan menyegerakan sesuatu jika memang belum saatnya untuk terjadi. Apa pun itu, dalam setiap detik peristiwa yang terjadi, aku pun tahu bahwa tidak selembar daun pun jatuh tanpa kehendakMu. Atas rasa kerinduan yang terselip gelisah, ku memohon ketabahan dan ketegaran rindu karenaMu seperti Yaqub atas Yusuf. Atas rasa kehilangan yang tak terduga, ku memohon kekuatan ridha menerima, seperti kekasihMu atas putra beliau Ibrahim seraya berkata, “Walau hati ini menangis, tapi kami ridha yang telah menjadi ketetapanMu.”

Ya Rabb, aku tahu bahwa ku tak akan memiliki sesuatu jika itu memang dariMu untuk diberi. Aku pun tahu bahwa ku tak akan kehilangan sesuatu jika itu memang dariMu untukku jaga. Atas rasa cita memiliki, ku memohon kekuatan menyadari kehendakMu yang selalu berjalan dan selalu ada hakMu untuk kembali. Atas rasa cinta menyayangi, ku memohon kekuatan untuk menjaganya dalam bingkai taat kepadaMu yang bersandar pada ridhaMu.

Ya Rabb, jadikan gelisah ini bukti iman kepadaMu yang selalu terbesit ketika kesalahan mengusik nurani diikuti taubat. Jadikan gelisah ini bukti iman kepadaMu yang selalu hanya berharap padaMu dan bersandar padaMu.

Jadikan gelisah ini bagian dari iman karenaMu.

KotaSantri.com © 2002-2026