Bilik » Pena | Jum'at, 13 Juli 2012 pukul 14:45 WIB

Jalan Mulus Menjadi Penulis Kaya

Penulis : Rahmat Hidayat Nasution

Setelah suksesnya Habiburrrahman El Shirazy dan Andrea Hirata menjadi penulis tenar dan kaya, profesi penulispun mulai ramai dibincangkan publik. Karena cukup ‘terekam’ jelas, hanya dengan menuliskan karya lalu dipublikasikan melalui buku maupun surat kabar, sudah bisa menghasilkan uang. Malah, profesi menulis diklaim pekerjaan yang santai, tapi berpenghasilan lumayan dan dihitung besar.

Namun, siapa nyana, menulis butuh kerja keras dan analisis tajam agar cepat menjadi penulis kaya. Karena menulis bukanlah sekedar menulis atau pekerjaan yang menanti setiap bulan mendapatkan gaji pokok. Penulis kaya tetap membutuhkan kerja keras dan mencari langkah-langkah instan yang mendukungnya bisa menjadi kaya. Tapi, langkah-langkah tersebut tidak bermuatan kebohongan. Langkah-langkah yang dimaksud mampu menunjang keproduktifan dalam menulis, sehingga pendapatan yang dicapai terus meningkat.

Ariyanto M.B. sebagai penulis buku “Siapa Bilang Menjadi Penulis Itu Susah dan Nggak Bisa Kaya”, menceritakan rahasia pribadinya menjadi penulis kaya. Menurutnya, ada dua jalan yang mesti dilalui agar menjadi penulis kaya. Pertama, Siapkan mental, seperti memiliki niat dan tekad yang kuat. Karena kesiapan mental sangat penting, terutama dalam menjaga konsistensi dalam menyiapkan waktu untuk menulis, metode, dan tempat.

Kedua, harus berfikir dan berjiwa entrepreneur. Artinya, penulis yang berjiwa entrepreneur akan selalu memiliki keberanian dalam menghasikan karya sehingga mampu mengadakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada, mampu mengoptimalkan berbagai sumber daya yang ada untuk kepentingannya, dan mampu menciptakan “mesin-mesin uang” untuk menambah penghasilannya. Sehingga penulis yang berjiwa entrepreneur akan memiliki ciri khas: selalu berproduksi dalam menghasilkan naskah, tidak bekerja sendirian, dan selalu menciptakan peluang.

Jadi, untuk menjadi penulis kaya juga harus banyak bergaul dengan masyarakat, meskipun inti pekerjaannya hanya menulis. Karena penulis yang kaya harus mampu membantu orang lain, dengan membuka peluang kerja dan peluang usaha. Misalnya, dengan mempekerjakan beberapa orang sebagai interviewer, asisten penulis, editor, atau membuka bisnis toko buku sebagai salah satu sarana untuk mempublikasikan karya-karyanya, dan lain-lain. Sehingga hal ini yang bisa mengangkat harkat dan martabat penulis dengan memiliki penghasilan yang layak untuk menghidupi keluarganya dan bisa membantu orang lain.

KotaSantri.com © 2002-2026