
Bilik » Mualaf | Kamis, 9 Agustus 2012 pukul 16:00 WIB
Penulis : Redaksi KSC
Hidayah bisa datang di mana dan menyapa siapa saja. Termasuk wanita berkebangsaan Inggris, Anne Kennedy yang mendapatkan hidayah saat mengunjungi Jalur Gaza, Palestina. Wanita 49 tahun itu mengucapkan dua kalimat syahadat di awal-awal Ramadhan, tepatnya, Sabtu (21/7) lalu.
Pernyataan Anne telah menjadi muslimah disampaikannya dalam suatu temu wartawan di Kantor Pusat Palestine Scholars Association di Jalur Gaza, Palestina. Ramadhan tahun inipun menjadi yang pertama baginya.
Press TV melaporkan, Anne mengaku memeluk Islam secara sadar, tanpa paksaan dari siapapun. Perkenalannya dengan Islam dijembatani oleh seorang pemuda Palestina bernama Yusuf Hassan dari Khan Younis Citu, selatan Jalur Gaza. Sejak perkenalan itu, ia mempelajari Islam lebih daalam via internet dan membaca banyak buku.
Setelah resmi menjadi seorang muslimah, Anne pun menanggalkan nama lamanya dan menggantinya menjadi Khadijah Hassan. Ia juga mengenakan jilbab sebagai upaya menjadi muslimah yang kaffah.
Khadijah mengisahkan, Hassan banyak memberikan informasi mengenai Allah SWT dan Islam. Menurutnya, Islam adalah agama yang unik, damai, dan mencerahkan. Ia pun mengaku bahagia setelah menjadi seorang muslimah dan mulai mempelajari Al-Qur'an.
Wanita yang memiliki gelar Bachelor of Arts (BA) di bidang ekonomi dan ilmu politik, serta Master of Arts (MA) di bidang filsafat ini sebelumnya pernah mengajar Agama di London. Selain itu, ia menyatakan kepuasannya dengan membawa agama Islam di dalam Jalur Gaza yang terblokade sebagai benteng pertahanan umat Muslim.
Dari Republika Online
KotaSantri.com © 2002-2026