
Bilik » Goresan | Senin, 15 Juli 2013 pukul 23:00 WIB
Penulis : Mega Everistiana Wati
saat bulan berpayung awan
aku terapung di arus waktu
kulihat bayang wajah emak
berselimut kabut
dua telaga kecil bening dicarut-marut usia
muara air mataku
rindu kami menjelma bunga randu
putih diterbangkan angin
melayang-layang menjemput angan
tunggu, Mak
kita takkan mengulang kisah pedih
saat keranda tergesa menjemput bapak
kita tak mampu menahannya waktu itu
tunggu, Mak
kita bisa ke puskesmas
aku akan pulang berkendara naga Hong Kong
KotaSantri.com © 2002-2026