
Bilik » Goresan | Jum'at, 21 Juni 2013 pukul 22:00 WIB
Penulis : Rahmatan Idul
Terdengar senandung angin basah
Di ujung malam yang gelisah
Menghembuskan nada-nada rindu tak berperi
Mengalun indah di antara pucuk-pucuk cemara
Lalu senyap bersama daun-daun yang berguguran
Duhai angin malam
Kutitipkan rindu ini kepadamu
Hembuskanlah ia ditiap helai nafasnya
Bisikanlah ia di tiap relung jiwanya
Hingga tak lagi tersisa ruang di hatinya
Kecuali untukku
Dan hanya untukku
KotaSantri.com © 2002-2026