
Bilik » Goresan | Rabu, 13 Juni 2012 pukul 12:00 WIB
Penulis : Fiyan Arjun
Izinkan aku memberi dulu salam, Dik!
Di saat bulan mengambang di telaga hitam
Kutahu kau begitu resah dan gundah
Ketika ikrar sempat tak terbalas
Biarkan aku menyapamu lebih dulu, Dik!
Kutahu mata tak bisa berbohong
Saat kau palingkan wajah ke cermin buram
Merajuk, menganggap aku bayang-bayang kelam
Sempatkan aku bercerita, Dik!
Tembang cerita Majnun yang sedang sakit cinta
Merana, karena dibatasi tembok angkara
Kini tinggalah para pecinta sebagai pewaris kekalannya
Sudilah terima perkataan ini, Dik!
Esok, janganlah lupa kau kabari ke puan-puan
Nan ramai menumbuk padi di kampong halaman
Menanti kedatangan kau di pelaminan
KotaSantri.com © 2002-2026