
Bilik » Goresan | Senin, 3 Oktober 2011 pukul 22:00 WIB
Penulis : Febi Robianti
Ya. Dongeng di taman peri.
Mata-mata raja sedang beristirahat di sana
Mengadukan lelahnya pada aliran sungai
Dan gemericiknya air di sela bebatuan
Kita namakan ini apa?
Sebelum terbangun, inilah kenyataan.
Tapi, kamu bebas memilih…peri.
Akan kau abadikan mimpi ini
atau bangun dan bekerja lagi?
Kalau aku?
Kujadikan ini oleh-oleh
dari taman tempat para mata-mata raja
melepaskan asanya.
Sejenak.
Dan esok?
Tetap berharga seperti apa adanya.
KotaSantri.com © 2002-2026