Bilik » Goresan | Rabu, 31 Agustus 2011 pukul 12:00 WIB

Biar Patah Jadi Dua

Penulis : Rifatul Farida

Dalam gelap malam, biarkan mataku tak terpejam
Menyambangi setiap jengkal pekat
Hingga hitam adalah warna yang tak perlu ditakuti

Biar patah jadi dua
Jika memang harus patah
Atau kupatahkan saja

Karena di sini sekarang ku berpijak
Tanpa takut jatuh jika memang harus jatuh
Tanpa takut gagal jika memang takdir menggariskan begitu
Tanpa takut menunggu jika itu akan tetap terus berlangsung

Biar patah jadi dua
Atau kupatahkan saja

Dan aku tak takut lagi bila harus patah

Karena ikhlas itu ukurannya hati
Bukan keadan diri dan luar diri
Yang urusannya hanya aku dan Dia

Biar patah jadi dua
Dan aku tak peduli

Aku, tak peduli!

Karena sakit dan nikmat hanya soal rasa
Susah dan senang hanya cara pandang
Lalu kupahamkan pada diri menyikapi
Untuk merasa sama di sisi manapun berada

Biar patah jadi dua
Karena utuh atau hancur
Urusannya tetap denganNya

KotaSantri.com © 2002-2026