Bilik » Goresan | Senin, 30 Mei 2011 pukul 14:15 WIB

Maafkan Aku, Ayah

Penulis : Saeful Arif

Tak jarang
aku berhenti di tepian
aku seka air mata, bercucuran

Aku sering mengeluh pada Ibu
Ayah, berat kutanggung beban ini
betapa kau lebih berat atas kenakalanku

Khilafku dulu
dan kini kusesali

Aku pembangkang tak mengimamkanmu
tapi kini kusadari, dan aku bagai kehilangan arah

Beriring do'a semoga kau memaafkan aku
Ayah...

KotaSantri.com © 2002-2026