
Bilik » Goresan | Senin, 3 Januari 2011 pukul 20:13 WIB
Penulis : Ajeng Miftahul Jannah
; suci
jejak terus berkarat dalam derak
rel-rel tua yang berkarat
tuts-tuts sunyi melebam dalam diam
menjadi rahasia terpendam
teredam
dalam laju roda kehidupan yang semakin asing
rutinitas yang semakin bising
oleh bisik, lagu, dan tawa nyaring
yang terus melaju
biru
dan aku memaknainya sebagai laju
tanpa kutuju
meski dalam minda tersimpan cabikan-cabikan warna
itu bisu
sebab hipnotis dzikir di sela waktu
telah menetapkan rindu
KotaSantri.com © 2002-2026