
Bilik » Goresan | Jum'at, 24 September 2010 pukul 20:25 WIB
Penulis : Nia Ummu Alif
Kembali, di atas sajadah biru aku bersimpuh di hadapan-Mu
Isak tangis di malam itu mengiringi curahan hatiku yang kecewa
Aku kecewa bukan pada-Mu
Karena inginku pada sebuah nama yang tak pernah Kau takdirkan berakhir bahagia
Tapi aku kecewa pada diriku
Yang tak mampu menjaga hatiku, sehingga kubuka kembali ruang cinta di hati yang bukan utuh untuk-Mu
Aku kecewa pada diriku
Karena nama itu selalu terucap, hingga mengalahkan ingatku pada-Mu
Aku kecewa pada diriku
Karena kembali ada tangis yang bukan tangisan karena dosa-dosaku
Melainkan tangisan karena berharap kasih pada hamba-Mu
Aku rapuh dengan permainan hati seperti ini
Meski bukan yang pertama kali, melainkan telah kesekian kali terjadi
Hatiku lelah, jika semakin lama kusimpan nama itu di dalam hati
Membuat diriku semakin berharap, tapi bukan pada-Mu
Aku tak kuat, jika nama itu selalu menghiasi hatiku
Ijinkan kutitipkan sebuah nama itu pada-Mu
Agar tenang jiwaku, tatkala aku bermunajat di hadapan-Mu
Agar tenang jiwaku, karena hatiku telah terbingkai kembali dengan nama-Mu
Ijinkan kutitipkan sebuah nama itu pada-Mu
Sehingga aku ikhlas dengan sepenuh hati
Untuk menerima pilihan nama dari-Mu
Akan kucoba untuk selalu memaknai setiap pilihan-Mu dengan pikiran dan hatiku
Bahwa setiap yang menjadi pilihan-Mu selalu yang terbaik untukku
KotaSantri.com © 2002-2026