Bilik » Goresan | Senin, 20 April 2009 pukul 20:22 WIB

Pecundang (Part 1)

Penulis : Ahmad John

Pertama bertatap muka
Hatiku berucap; “inikah dia?”
Selamanya akan tetap menjadi pertanyaan.

Hari berganti...
Kulihat lagi dia,
Hatiku berkata sama.
Inikah dia?

Pujaan hati, dambaan pria
Yang di cari selama ini..
Ayu wajahnya membuat lupa akan semua
Menghapus hati perih, yang kelam
Yang sebelumnya berbunga.

Hatiku berkata:
“bisakah dia memutihkannya?”
“bisakah dia memulihkannya?”
“bisakah aku memilikinya???”

Pertanyaan yang sama kembali terucap
Pertanda buruk kembali mendekat...
Siapa aku? Siapa dia?
Selamanya akan begini
Terlalu cantik, terlalu baik..
Bisakah aku memilikinya?

Jiwa penakut
Yang enggan perih untuk kedua kalinya!
Berhati keras tapi rapuh
Berkata pahit tapi lembut
Berpikir buruk untuk berjaga
Bila dia berkata “tidak!”...

Apa yang sebenarnya ada dalam hati penakut???
“tidak dihargai adalah pengalaman, yang membuat hidup lebih kuat, lebih baik, lebih berjiwa besar, dan lebih bisa memahami akan arti hidup ini...”
“berpikir positif adalah naif!”
Terlalu besar resiko yang akan aku dapatkan.
Begitulah hatiku bicara...

Dia berbeda, lebih dewasa, lebih pengertian..
Tapi jiwa penakut tetap dominan
Mengunci hati dan tubuhku
Hanya bisa diam menunggu, dan akhirnya kembali menangis; ketika sang pujaan hati kembali hilang.

Cepatlah sadar!
Ini bukan saatnya menunggu! Ini saatnya memilih!
Ingin hidup lebih baik, harus berani!!
Penakut hanya akan jadi pecundang!!!

KotaSantri.com © 2002-2026