Bilik » Goresan | Rabu, 1 April 2009 pukul 20:13 WIB

Hujan

Penulis : Meyla Farid

Air seketika tercurah dari langit
Udara dingin menembus pori-pori tubuhku
Membelai sumsum tulangku
Oh, sebesar ini rahmatMu
Tidak pantas aku mengeluhkan rahmatMu

Sayup-sayup panggilan adzan pun terdengar
Memecah bunyi gemericik air hujan
Syahdu... Membelai sukma

Seketika hujan pun reda
Menyisakan harapan, suka dan cita
Seriang irama air di atap rumahku
Bertalu-talu mengiringi langkahku

KotaSantri.com © 2002-2026