HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Alamat Akun
http://yuliarso.kotasantri.com
Bergabung
27 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bekasi - Jawa Barat
Pekerjaan
Engineer
http://yuliarso.multiply.com
for_mylove2002
http://facebook.com/kangmas yuliarso
http://friendster.com/dari hati
Sohib
badan demam euy .... enaknya ngapain yaa 5 Mei 2010 pukul 20:27 WIB
Yuliarso
Tulisan
Bilik » Goresan
Senin, 11 Januari 2010 pukul 19:41 WIB
Yuliarso
Ya Allah... Dengan senyum aku bersyukur atas segala nikmatMu Senyumku atas nikmat mengenalMu Senyumku atas segala Kebesaran AsmaMu Senyumku atas yakin Kau slalu ada di dalam segala lingkup hidupku Senyumku …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Jum'at, 20 November 2009 pukul 20:31 WIB
Yuliarso
Benarkah... Fitrah manusia inginkan bahagia Ingin dikasihi dan mengasihi Ingin disayangi dan menyayangi Ingin dicintai dan mencintai Lalu di mana bahagia itu Bagaimana kumeraihnya Akankah kukorbankan jiwa dan raga Untuk …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Percik
Selasa, 10 November 2009 pukul 17:15 WIB
Yuliarso
Ke mana arah hidup kita? Adalah sebuah pertanyaan besar yang harus kita jawab sebelum kita melakukan sebuah aktifitas agar terarah dan bertujuan jelas, yaitu harus ke mana aktifitas hidup ini …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Keluarga
Sabtu, 7 November 2009 pukul 17:01 WIB
Yuliarso
Jika kita amati di kehidupan sehari-hari, masih banyak keluarga Islam yang alergi dengan kata "cinta" dalam ungkapan sehari-hari. Mereka khawatir karena cinta sering dijadikan ungkapan yang sifatnya syahwati. Bagi sebagian …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Senin, 26 Oktober 2009 pukul 19:11 WIB
Yuliarso
Sebuah jawaban sungguh dinanti setiap orang Sebuah jawaban atas pertanyaan Sebuah jawaban atas penantian Sebuah jawaban atas segala harapan Sebuah jawaban atas sebuah kepastian Sebuah jawaban atas do'a-do'a yang dipanjatkan …
Selengkapnya • Suka
Samsul M | Wiraswasta
Mulai buka site ini di tahun 2003, tapi baru sekarang saya ikut partisipasi. Maklum, baru ada waktu luang banyak.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0846 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels