HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
Alamat Akun
http://ila.kotasantri.com
Bergabung
16 Maret 2009 pukul 18:56 WIB
Domisili
Semarang - Jawa Tengah
Pekerjaan
traveller
http://ilarizky.blogspot.com
http://facebook.com/ila.rizky
Sohib
Ila Rizky Nidiana
Tulisan
Pelangi » Refleksi
Ahad, 25 Juli 2010 pukul 16:30 WIB
Ila Rizky Nidiana
Bangun tidur Tidur lagi Bangun lagi Tidur lagi Baaanguuunnnn tidurrr lagii... Entah sudah hitungan keberapa telinga saya mendengar dan secara naluriah otak saya menghafalnya pula tanpa perlu bersusah payah saking …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Bingkai
Kamis, 22 Juli 2010 pukul 17:25 WIB
Ila Rizky Nidiana
“Tapi kamu tahu apa hukumnya melajang…” Aku terdiam, masih terdiam. Kuusap pelan kedua belah pipiku yang basah oleh air mata sejak setengah jam tadi. "Aku tak tahu, Bunda," isakku menangis …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Refleksi
Senin, 12 Juli 2010 pukul 16:45 WIB
Ila Rizky Nidiana
“Kakak menggunakan kata saya, agar lebih sopan, Dek. Lagipula Arabisme tak selamanya tunjukkan keislaman seseorang. Yuk, budayakan gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.” Itulah bunyi SMS dari seorang kawan …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Refleksi
Kamis, 18 Maret 2010 pukul 15:00 WIB
Ila Rizky Nidiana
“Allah memalingkanmu dari takdir yang satu ke takdir yang lain, yang dengannya Ia bermaksud memberimu sayap. Ya, tak hanya satu, tapi sekaligus sepasang, agar kau dapat terbang lebih cepat.” Sering …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Refleksi
Kamis, 4 Maret 2010 pukul 16:00 WIB
Ila Rizky Nidiana
You have been mature, Sist. Kata-kata itu mengalir begitu saja dari mulutnya, seakan ia memang tahu betul diriku. Aku tersenyum membaca tulisan itu saat kami chat di Yahoo Messenger. Ah, …
Selengkapnya • Suka
Lia Juliana | Staf Purchasing
My fav situs nih.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0905 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels