Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
Alamat Akun
http://atmim.kotasantri.com
Bergabung
15 Mei 2009 pukul 13:11 WIB
Domisili
Jakarta Timur - DKI Jakarta
Pekerjaan
Pengajar
Brand new day!!!
Atmim Alhanif
Tulisan
Bilik » Goresan
Jum'at, 25 Februari 2011 pukul 13:55 WIB
Atmim Alhanif
Melayang terbang merindu lazuardi mengangkasa balutan sutra Putih bebas, indah bererat genggam tiga cinta berkait cinta seribu cinta
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Senin, 21 Juni 2010 pukul 20:00 WIB
Atmim Alhanif
Aku tahu matahariku berada hentaknya memikat hati lama tertidur tapi aku masih menitik embun Menghalau kelam yang masih menjangkit tersembunyi retaknya masih terasa pada jiwa yang belum jua utuh sempurna …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Jum'at, 26 Februari 2010 pukul 20:13 WIB
Atmim Alhanif
Awalnya terfikir ikuti saja waktu berjalan, ke mana aku akan dibawa pergi. Begitu tak kupedulikan hiruk pikuk hati yang berteriak, semakin lama semakin melemah. Tapi, ternyata cinta itu datang lagi, …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Rabu, 10 Februari 2010 pukul 20:50 WIB
Atmim Alhanif
Setetes embun jatuh tepat di lubukku begitu terasa ia berdentum tapi sejuk Biru-biru itu semakin nyata ia ada di sinar mata yang selalu kurindu Di dalam diammu yang penuh misteri …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Jum'at, 22 Januari 2010 pukul 20:26 WIB
Atmim Alhanif
Saat terbuka buku lama itu ada sedikit menyeruak dari dalam dada sedih yang tak perlu ingin pergi yang tak bisa mampu Biar saja kuingin keraknya terlepas terlepas saja jangan menarik …
Selengkapnya • Suka
Eko | Karyawan BUMN
Alhamdulillah bisa bergabung lagi setelah 6 bulan aku off. Tulisannya bisa menggugah perasaan kita. Lanjutkan, saudaraku!

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0807 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels