Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://aishliz.kotasantri.com
Bergabung
8 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Matsudo - Chiba
Pekerjaan
Guru
http://aishliz.multiply.com
http://friendster.com/http://friendster.com/aishliz
Lizsa Anggraeny
Tulisan
Pelangi » Muslimah
Senin, 2 Maret 2009 pukul 02:52 WIB
Lizsa Anggraeny
Katanya, yang namanya wanita itu lebih cepat sakit hati. Mengedepankan emosi daripada logika. Tidak hanya sakit hati, tapi ngajak plus teman-temannya yang bernama dendam, iri, benci, atau pun prasangka buruk. …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Refleksi
Kamis, 26 Februari 2009 pukul 03:20 WIB
Lizsa Anggraeny
Hampir sebulan tak terasa. Berada di tanah air, yang seharusnya ditinggalkan beberapa minggu yang lalu. Ada sebuah alasan yang mungkin tak masuk akal. Terutama bagi orang yang tidak pernah percaya …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Refleksi
Ahad, 22 Februari 2009 pukul 03:20 WIB
Lizsa Anggraeny
"Ada uang Abang sayang, tak ada uang Abang melayang." Entah bercanda atau tidak. Namun, setidaknya itulah yang selalu dilontarkan salah seorang sahabat saya ketika ditanya bagaimana ia bisa menikah dengan …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Refleksi
Ahad, 15 Februari 2009 pukul 03:20 WIB
Lizsa Anggraeny
Perempuan muda tegar itu terlihat menangis terseguk. Menutupi matanya dengan saputangan cantik. Sepanjang persahabatan denganya, ini adalah kali pertama saya melihatnya menangis. "Ah... Betapa pun tegarnya, ia tetap berhati lembut." …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Refleksi
Senin, 9 Februari 2009 pukul 03:20 WIB
Lizsa Anggraeny
Essay dari Kazuo Tatsuno kerap membuat saya termenung. Berusaha memahami dalamnya isi tulisan yang tertuang. Banyak ceritanya yang menyelusup jiwa ataupun menohok diri. Yang terkadang pula menghantarkan pada muara pertanyaan, …
Selengkapnya • Suka
Maharandi | Karyawan
Syukur alhamdulillah, sejak pertama kali membaca tulisan-tulisannya, saya langsung tertarik, karena materinya beragam dan terkadang mendatangkan inspirasi baru. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayahNya kepada kita semua.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0948 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels