QS. Ali Imran : 3 : "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. "
Alamat Akun
http://abuaufa.kotasantri.com
Bergabung
6 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Pontianak - Kalimantan Barat
Pekerjaan
Lecturer
Abu Aufa, nama pena itu yang digunakan dalam setiap goresan penanya. Terlahir 38 tahun silam dengan nama Ferry Hadary, ia adalah suami dari Mirya Emeralda, serta abi dari Hikari Aufa Rafiqi (Aufa, almarhum) dan Zafirah Asy Syifa (Asy Syifa, 1 tahun 9 bulan). Anak ke-2 dari 4 bersaudara ini, lahir …
ferryhadary
Ferry Hadary
Tulisan
Pelangi » Pernik
Ahad, 27 Maret 2011 pukul 10:10 WIB
Ferry Hadary
Rembulan masih bercanda dengan burung malam, enggan pulang ke peraduan. Suasana kampus pun semakin sepi, hanya tembok-tembok bisu menemani. Capek, tapi syukur banget, gak nyangka kerjaan kelar juga! Haus dan …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Bingkai
Senin, 7 Februari 2011 pukul 16:45 WIB
Ferry Hadary
Pernahkah aku memikirkannya? Tidak! Tapi semua peristiwa itu pun bukanlah terjadi begitu saja. Jika Sang Pemilik Cinta telah saling mempertemukan kedua belah jiwa, bukankah tak satu manusia yang dapat mengingkarinya? …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Pernik
Ahad, 16 Januari 2011 pukul 18:00 WIB
Ferry Hadary
Cinta, duuuh cinta... Virus cinta emang bisa bikin blingsatan dan jungkir balik gak karuan. Uring-uringan, hingga makan tak enak, tidur pun tak nyenyak. Bahkan dapat merubah pribadi seseorang, yang awalnya …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Bingkai
Kamis, 23 Desember 2010 pukul 18:40 WIB
Ferry Hadary
Semilir angin berhembus lembut menabuh daun, mengiringi ranting kecil pepohonan yang menari meliuk-liuk. Di langit, sinar mentari menelusup dari balik awan yang bergelayut. Menyapa ramah, kemudian mendekap hangat penghuninya. Musim …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Bingkai
Kamis, 25 November 2010 pukul 18:55 WIB
Ferry Hadary
Lunglai... Tubuhnya terkulai lemah dengan sisa butiran keringat yang masih tampak berkilauan di dahinya. Perjuangan hidup mati yang menggadaikan jiwa baru saja usai. Semburat pucat di wajah pun perlahan lenyap. …
Selengkapnya • Suka
Elis Khatizah | Mahasiswa Pasca Sarjana
Artikelnya bagus-bagus.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1007 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels