QS. Al-'Ankabuut : 64 : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."
Alamat Akun
http://abuaufa.kotasantri.com
Bergabung
6 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Pontianak - Kalimantan Barat
Pekerjaan
Lecturer
Abu Aufa, nama pena itu yang digunakan dalam setiap goresan penanya. Terlahir 38 tahun silam dengan nama Ferry Hadary, ia adalah suami dari Mirya Emeralda, serta abi dari Hikari Aufa Rafiqi (Aufa, almarhum) dan Zafirah Asy Syifa (Asy Syifa, 1 tahun 9 bulan). Anak ke-2 dari 4 bersaudara ini, lahir …
ferryhadary
Ferry Hadary
Tulisan
Pelangi » Pernik
Ahad, 22 April 2012 pukul 10:45 WIB
Ferry Hadary
"Ayah..., sakit!!!" teriaknya sambil mencoba berontak ketika sebuah alat dimasukkan ke dalam lubang telinganya. Namun dengan sigap sepasang tangan memeluknya erat. Tangan itu kokoh dan kuat, terlihat dari urat-urat yang …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Pernik
Ahad, 11 Maret 2012 pukul 10:00 WIB
Ferry Hadary
Mentari baru saja menyapa, namun panasnya mulai menyengat. Di jalanan, pekik dan bising kendaraan roda dua hingga empat, campur aduk bersahut-sahutan. Semua orang berteriak dengan klakson, meraung dengan suara mesin, …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Pernik
Ahad, 29 Januari 2012 pukul 13:00 WIB
Ferry Hadary
Hei... sampan laju / Sampan laju dari ilir sampai ke ulu / Sungai Kapuas / Sunggoh panjang dari dolo' membelah kote Hei... tak disangke / Tak disangke dolo' utan menjadi …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Pernik
Ahad, 18 Desember 2011 pukul 11:11 WIB
Ferry Hadary
Uuugh... Siang memang selalu membuat debu-debu bergolak. Berbaur dengan angin kering dan panas, serta membawa aroma busuk dari got yang penuh jejalan sampah. Namun kaki kecil itu tetap melangkah dengan …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Pernik
Ahad, 6 November 2011 pukul 11:30 WIB
Ferry Hadary
"Mak udah balek, Nak...," nada suaranya bergetar. Sesekali batuk kecilnya masih terdengar. Rasa lelah karena baru saja usai mengikuti beragam prosesi ibadah dan juga perbedaan cuaca, tak urung membuatnya seakan …
Selengkapnya • Suka
M. Hilmy | Wiraswasta
Insya Allah... Isinya ringan seperti kapas, berbobot seperti baja, dan dalam seperti samudera.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1125 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels