QS. Luqman:17 : "Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). "
Santri
syifa fauziah
Finance
Jakarta
Hetty Trisnawaty
Senior Accounting
Jakarta Timur
Siti Nafiah
Karyawan
Bantul
Forum
Suara
Akinara : Semangat. Memang sudah merupakan kepastian kalau berjalan di jalan ini, banyak durinya. Semangatsemangatsemangat
ida : Ninggalin jejak
Pelangi
Risalah
Rabu, 1 September 2010 pukul 18:20 WIB
Rahmat Hidayat Nasution
Sudah jamak diketauhi, bahwa yang membedakan antara Ramadhan dengan bulan–bulan lainnya adalah, terdapatnya “lailatul qadar”: Malam yang lebih agung dari seribu bulan. Amal yang dikerjakan dengan ikhlas pada malam tersebut …
Selengkapnya • Suka
Rabu, 25 Agustus 2010 pukul 18:22 WIB
Rahmat Hidayat Nasution
Di dalam buku “Pedoman Puasa”, Tengku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy memaktubkan salah satu nama bulan Ramadhan dengan sebutan Syahrur Rahmah, bulan yang terdapat di dalamnya limpahan rahmat Allah kepada para hamba-Nya. …
Selengkapnya • Suka
Rabu, 18 Agustus 2010 pukul 18:55 WIB
Febi Robianti
Para sahabat di zaman Rasulullah yang agung sering seolah baru mendengar sebuah ayat, walau itu adalah kali kesekian ayat tersebut dibacakan. Mata mereka mencucurkan telaga bernama taubat. Luar biasa memang. …
Selengkapnya • Suka
Rabu, 11 Agustus 2010 pukul 19:55 WIB
Puji Hartono
Kalau pulang kampung, masjid-masjid di dekat rumah kebanyakan tarawih dengan 23 rakaat. Bagaimana sebenarnya jumlah rakaat dalam shalat tarawih? 11 atau 23 rakaat? Atau berapa? Dan bagaimana sikap kita sebagai …
Selengkapnya • Suka
Rabu, 4 Agustus 2010 pukul 18:33 WIB
Redaksi KSC
Tampaknya, mulai saat ini, kita harus menjaga diri dari apa pun yang Allah haramkan. Rasanya, tidak perlu kita menonton TV sampai larut malam. Lebih baik kita isi dengan membaca Al-Qur'an …
Selengkapnya • Suka
Aw Windarti | Guru
Allahu Akbar!!! KSC itu media penyejuk jiwa-jiwa yang gersang.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1481 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels