Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
Alamat Akun
http://am_azzet.kotasantri.com
Bergabung
20 Oktober 2010 pukul 16:05 WIB
Domisili
Sleman - DI Yogyakarta
Pekerjaan
Penulis, juga editor freelance
http://amazzet.com/
http://twitter.com/@kangazzet
Tulisan Akhmad Lainnya
Orang yang Paling Mulia
27 April 2012 pukul 11:00 WIB
Bersegera Melakukan Kebaikan
4 April 2012 pukul 11:45 WIB
Tahajjud
5 Maret 2012 pukul 15:15 WIB
Catatan Rindu
22 Februari 2012 pukul 13:00 WIB
Mewarisi Surga Firdaus
14 Februari 2012 pukul 11:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Risalah

Rabu, 9 Mei 2012 pukul 12:00 WIB

Berbuat Baik Menjadi Kafarat

Penulis : Akhmad Muhaimin Azzet

Dari Muadz bin Jabal RA, dia berkata, “Pada suatu pagi Rasulullah SAW terlambat datang kepada kami untuk mengerjakan shalat shubuh hingga hampir saja kami melihat cahaya matahari. Lalu, beliau keluar dengan bergegas dan mengajak melaksanakan shalat. Rasulullah SAW kemudian melaksanakan shalat dan mengerjakannya dengan ringkas. Setelah beliau mengucapkan salam, beliau berseru kepada kami dengan suara keras, ‘Tetaplah di shaf-shaf kalian.’

“Kemudian beliau menghadap ke arah kami, lalu bersabda, ‘Sesungguhnya aku akan menceritakan kepada kalian tentang sesuatu yang menyebabkan aku terlambat menemui kalian pagi tadi. Sesungguhnya (tadi malam) aku mendirikan shalat malam. Aku (terlebih dahulu) berwudhu dan aku melaksanakan shalat semampuku. Aku mengantuk dalam shalatku hingga aku merasa berat. Tiba-tiba aku bertemu dengan Rabbku Tabaraka wa Ta’ala dalam bentuk-Nya yang paling baik. Kemudian, Dia (Allah) berfirman, ‘Hai Muhammad.’ Aku menjawab, ‘Aku datang memenuhi panggilan-Mu, wahai Rabbku.’ Dia berfirman, ‘Apa yang diperdebatkan oleh para malaikat yang mulia?’ Aku menjawab, ‘Aku tidak tahu.’ Dia mengatakan hal itu sebanyak tiga kali.

“Beliau bersabda (lagi), ‘Kemudian aku melihat Dia meletakkan tangan-Nya di antara kedua bahuku hingga aku merasakan dingin ujung jari-jemari-Nya di antara kedua putingku, kemudian tampaklah olehku segala sesuatu dan aku mengetahuinya. Kemudian Dia berfirman, ‘Hai Muhammad.’ Aku menjawab, ‘Aku datang memenuhi panggilan-Mu, wahai Rabbku.’ Allah berfirman, ‘Apa yang diperdebatkan oleh para malaikat yang mulia?’ Aku menjawab, ‘Tentang kafarat.’ Allah berfirman, ‘Apa itu?’

“Beliau bersabda, ‘Berjalan kaki untuk mengerjakan kebaikan, duduk di masjid sesudah melaksanakan shalat (wajib), dan menyempurnakan wudhu dalam kondisi yang berat dan sulit.’

“Dia berfirman, ‘Tentang apa (lagi)?’

“Aku menjawab, ‘Memberi makan (kepada orang yang membutuhkan makan), melembutkan perkataan, dan melaksanakan shalat malam pada waktu orang-orang sedang tidur.’

“Dia berfirman, ‘Mohonlah.’

“Aku berkata, ‘Ya Allah, aku memohon kepada-Mu mampu mengerjakan perbuatan baik, meninggalkan kemungkaran, mencintai orang-orang miskin, dan mohon agar Engkau mengampuni aku dan memberikan rahmat kepadaku. Apabila hendak menimpakan fitnah kepada suatu kaum, maka matikanlah aku dengan tidak tertimpa fitnah. Aku memohon kepada-Mu cinta dari-Mu, cinta dari orang yang mencintai-Mu, dan cinta kepada perbuatan yang dapat mendekatkan kepada cinta-Mu.’

“Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya itu semua adalah benar adanya (haq). Karena itu, pelajarilah dan ketahuilah ia.” (HR. Tirmidzi).

Berbuat baik itu ternyata bisa menjadi kafarat atau menghapuskan dosa dan kesalahan yang sudah telanjur terjadi. Sebagaimana sabda Nabi SAW, perbuatan baik tersebut adalah (1) berjalan kaki untuk mengerjakan kebaikan; (2) duduk di masjid sesudah melaksanakan shalat (wajib); (3) menyempurnakan wudhu dalam kondisi yang berat dan sulit; (4) memberi makan (kepada orang yang membutuhkan makan); (5) melembutkan perkataan; dan (6) melaksanakan shalat malam pada waktu orang-orang sedang tidur. Inilah perbuatan baik yang sangat perlu untuk kita lakukan agar dosa dan kesalahan yang sudah telanjur kita lakukan di masa lalu dihapus oleh Allah SWT.

http://amazzet.com/

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Akhmad Muhaimin Azzet sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Elis Khatizah | Mahasiswa Pasca Sarjana
Artikelnya bagus-bagus.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0514 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels