Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
Santri
Ahmad Wanto
Karyawan
Jakarta Timur
Hendarismanto
Swasta
Tangerang
Eka Sari
Operator Lab
Jakarta Utara
Forum
Suara
Akinara : Semangat. Memang sudah merupakan kepastian kalau berjalan di jalan ini, banyak durinya. Semangatsemangatsemangat
ida : Ninggalin jejak
Pelangi
Refleksi
Senin, 18 Oktober 2010 pukul 16:00 WIB
Syaifoel Hardy
Tanpa bermaksud mengingkari syukur akan nikmat, pernahkah anda berpikir bahwa hidup itu serba salah? Salah satu contohnya adalah jika anda memiliki banyak tetangga yang usil, sementara anda tidak pernah ke …
Selengkapnya • Suka
Ahad, 17 Oktober 2010 pukul 15:45 WIB
nina fitria
Hari itu, sebenarnya menjadi awal hari yang mungkin bagi sebagian orang kurang baik, tapi insya Allah bernilai sangat baik bagi saya, dikarenakan saya dan bunda saya cukup pagi sudah berada …
Selengkapnya • Suka
Sabtu, 16 Oktober 2010 pukul 16:55 WIB
Wahyudi
"Dik, kopinya satu ya," suara seorang ibu itu menghentikan langkah saya, ketika saya sedang berkeliling menjajakan dagangan berupa bermacam-macam kopi sachet-an. Dengan berbekal termos ukuran 2 liter yang telah saya …
Selengkapnya • Suka
Jum'at, 15 Oktober 2010 pukul 16:09 WIB
Eko Prasetyo
"Buku adalah teman bicara yang tidak mendahuluimu. Ia teman bicara yang tidak memanggilmu ketika kamu bekerja. Ia teman bicara yang tidak memaksamu berdandan ketika menghadapinya. Ia teman hidup yang tidak …
Selengkapnya • Suka
Kamis, 14 Oktober 2010 pukul 16:20 WIB
Meyla Farid
Bayangkan jika tidak ada air. Makan, minum, mandi, mencuci, segala bentuk kegiatan akan sangat terhambat. Tidak mungkin kita hidup tanpa elemen yang satu ini. Air. Bahkan tubuh kita, 60%-nya terdiri …
Selengkapnya • Suka
Hendi | Desain Grafis
Mari gabung di sini. Artikelnya bagus-bagus dan banyak hikmahnya.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.3058 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels