QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://arry_rahmawan.kotasantri.com
Bergabung
4 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Creative Writer and Blogger
Arry Rahmawan lahir di Tangerang, 5 Desember 1990. Mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia. Saat ini kesibukannya sebagai penulis di http://arryrahmawan.net, berbagai jurnal, majalah, buletin, dan telah menerbitkan 5 buah buku. Pendiri dan direktur dari CerdasMulia Leadrrship and Training Center (cerdasmulia.com) ini juga aktif sebagai pembicara seminar nasional di berbagai daerah di …
http://arryrahmawan.net
contact@arryrahmawan.net
arry.rahmawan@gmail.com
arry_tiui09
arry.rahmawan@windowslive.com
arry.rahmawan@gmail.com
http://twitter.com/arryrahmawan
Tulisan Arry Lainnya
Kekuatan dan Keindahan Sebuah Senyum
23 November 2013 pukul 20:00 WIB
Membangkitkan Motivasi Menulis
22 November 2013 pukul 22:00 WIB
Tweet-mu, Citramu, Karaktermu
17 November 2013 pukul 18:00 WIB
Kepemimpinan Singa dan Domba
11 November 2013 pukul 21:21 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Kamis, 5 Desember 2013 pukul 18:00 WIB

Perlunya Memiliki Akar yang Kuat

Penulis : Arry Rahmawan

Setahun memimpin salah satu komunitas kewirausahaan mahasiswa terbesar di negeri ini, yaitu Komunitas TDA Kampus, merupakan salah satu hal yang menyenangkan sekaligus juga penuh tantangan. Antusiasme mahasiswa untuk bisa memulai usaha mandiri dan menjadi pengusaha sukses ternyata cukup besar.

Satu hal yang menjadi tantangan terbesar bagi komunitas ini adalah bagaimana menjadi semacam penuntun bagi anggotanya bahwa seorang pengusaha muda perlu memiliki akar yang kuat sebelum memulai usaha, dan tentu akar dari segala akar dalam memulai bisnis adalah niat.

Menata niat dalam hati kita memang gampang-gampang susah. Saat dalam kondisi yang sederhana, bisa jadi niat kita menjadi seorang pengusaha adalah untuk membantu orang-orang lemah. Saat kita sudah bisa hidup enak dan menghasilkan banyak uang, bisa jadi kita malah keenakan dan tidak ingin membagi apa yang kita miliki, di mana kemudian tujuan kita menjadi pebisnis adalah uang bahkan kekuasaan.

Apa yang mau saya tuliskan pada kesempatan hari ini sebenarnya adalah hal yang ringan, namun jawabannya berat.

“Apa niat kita menjadi pengusaha?”

Dalam perjalanan dan pengalaman saya, kita akan bertemu dengan banyak hal yang seringkali merubah niat-niat kita. Terutama jika bisnis sudah menghasilkan uang. Bukan lagi dalam jumlah sedikit, namun jumlah yang banyak.

Semakin tumbuh tinggi sebuah pohon, tentu semakin besar juga angin dan terpaan ujiannya. Bayangkan jika tidak memiliki akar yang kuat, tentu pohon itu akan roboh. Bayangkan jika kita tidak memiliki mental yang kuat dalam menerima banyak uang, maka kita akan lebih senang berfoya-foya untuk kesenangan diri sendiri, membeli banyak mobil mewah padahal yang biasa dipakai cuma satu, dan lain sebagainya.

Materi hanyalah sebuah alat, bukan tujuan. Saya lebih senang memaknai materi sebagai alat untuk mencapai kesuksesan dalam menjadi seorang pengusaha: menghasilkan dampak kemandirian dan inspirasi bagi banyak orang. Jika kita sudah menjadikan materi sebagai tujuan hidup, hati-hati karena kita akan melakukan apapun untuk mencapainya. Namun, jika kita berorientasi kebermanfaatan dan performa kerja, maka materilah yang akan mengikuti kita.

Selalu utamakan membentuk “to be” daripada “to have”, karena dengan menjadi seseorang yang berarti, pasti materi akan mengikuti. Uang akan mengikuti orang-orang yang hebat, sementara orang-orang yang hebat lebih fokus pada ingin membentuk dirinya menjadi seperti apa, ketimbang berpikir berapa uang yang harus mereka punya.

http://arryrahmawan.net

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Arry Rahmawan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Hamzah | Wiraswasta
KotaSantri.com, sejukkan hati!!! Peace ah. SaLam ukhuwwah wat hamba Allah se-alam dunia.
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0611 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels