QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://arry_rahmawan.kotasantri.com
Bergabung
4 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Creative Writer and Blogger
Arry Rahmawan lahir di Tangerang, 5 Desember 1990. Mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia. Saat ini kesibukannya sebagai penulis di http://arryrahmawan.net, berbagai jurnal, majalah, buletin, dan telah menerbitkan 5 buah buku. Pendiri dan direktur dari CerdasMulia Leadrrship and Training Center (cerdasmulia.com) ini juga aktif sebagai pembicara seminar nasional di berbagai daerah di …
http://arryrahmawan.net
contact@arryrahmawan.net
arry.rahmawan@gmail.com
arry_tiui09
arry.rahmawan@windowslive.com
arry.rahmawan@gmail.com
http://twitter.com/arryrahmawan
Tulisan Arry Lainnya
Membangkitkan Motivasi Menulis
22 November 2013 pukul 22:00 WIB
Tweet-mu, Citramu, Karaktermu
17 November 2013 pukul 18:00 WIB
Kepemimpinan Singa dan Domba
11 November 2013 pukul 21:21 WIB
Cerdas Melihat Potensi Diri
5 November 2013 pukul 18:00 WIB
Think Simple!
30 Oktober 2013 pukul 20:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Sabtu, 23 November 2013 pukul 20:00 WIB

Kekuatan dan Keindahan Sebuah Senyum

Penulis : Arry Rahmawan

Apa yang kita rasakan saat suatu saat kita bertemu dan berpapasan dengan seseorang (apalagi yang sudah kita kenal), memasang wajah datar? Apa yang kita rasakan? Mungkin bagi mereka yang cuek, itu biasa-biasa saja. Tetapi bagi mereka yang peka, ada suatu rasa yang tidak enak pastinya. "Jangan-jangan dia marah ya?"

Kemudian bandingkan dengan kondisi sebaliknya. Jika suatu saat kita berpapasan dengan orang, yang bahkan kita tidak kenal sekalipun, kemudian dia memberikan senyuman kepada kita. Rasanya, wah. Enak. Nyaman. Bahkan kita tidak sungkan untuk memberikan senyuman juga kepada dia.

Ada lagi kalau dalam kasus bisnis misalnya. Waktu itu dari staf CerdasMulia ada yang memasukkan proposal ke sekolah-sekolah. Staf yang satu mendapatkan 3 deal, sementara yang satu lagi tidak mendapatkan deal sama sekali dari 5 kesempatan yang dicoba. Ternyata setelah ditelusuri, yang membedakan hanyalah kemurahan dalam memberikan senyuman. Tentu saja staf CerdasMulia yang mampu menggolkan proyek itu mendapatkan succession fee yang lumayan. Berawal dari sebuah senyuman!

"Berbagi senyuman adalah cara paling mudah untuk membahagiakan dan menghilangkan sedih orang lain."

"Berbagi senyuman adalah salah satu cara yang terindah untuk membuat diri dan orang lain menjadi pribadi yang selalu bahagia."

"Jika ingin mengetahui tingkat kebahagiaan seseorang, lihatlah berapa sering dia tersenyum dan berbagi senyuman kepada orang lain."

Tentu saja kita tidak mengetahui bagaimana situasi dan kondisi perasaan orang lain saat itu. Begitu pula kita tidak bisa berharap bahwa orang lain mengetahui apa perasaan kita. Tetapi, justru dengan senyuman itu, selain dapat memadamkan ketidaknyamanan, juga dapat membuat diri sendiri lebih merasa senang. Bayangkan ini. Siapa tahu, berawal dari sebuah senyuman (yang menurut kita mungkin tidak ada artinya), ternyata memiliki sejuta makna bagi orang lain. Sebagai pelaku bisnis, saya sering sekali melihat dampak sebuah senyuman tulus yang akhirnya mampu menciptakan sebuah kerja sama strategis dalam jangka waktu yang sangat panjang.

"Tersenyumlah dari Hati ke Hati. Senyuman palsu akan mudah terbongkar, tetapi senyum yang tulus akan memancarkan aura kebahagiaannya tersendiri."

Maka, selama kita masih bisa tersenyum, berikanlah senyuman itu kepada dunia. Jangan sampai kita baru menyesalinya ketika kita sudah tidak dapat membagi senyuman kita lagi.

"Setiap 1 menit marah yang kita keluarkan, maka di situ pula kita kehilangan 60 detik untuk tersenyum." Bukan berarti tidak boleh marah, tetapi seringkali kita lupa bahwa sebuah senyuman dapat menjadi cara marah yang paling elegan.

http://arryrahmawan.net

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Arry Rahmawan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

M. Hilmy | Wiraswasta
Insya Allah... Isinya ringan seperti kapas, berbobot seperti baja, dan dalam seperti samudera.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2063 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels