Ali Bin Abi Thalib : "Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan, tapi ilmu bertambah apabila dibelanjakan."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Berkaca pada Diri
9 November 2013 pukul 20:20 WIB
Hargai Kerja Keras Mereka
3 November 2013 pukul 19:19 WIB
Kembali kepada-Nya
28 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB
Ambil yang Baik, Buang yang Buruk
22 Oktober 2013 pukul 20:00 WIB
Firasat
16 Oktober 2013 pukul 20:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Jum'at, 15 November 2013 pukul 17:00 WIB

Berbagi Tanggung Jawab

Penulis : Mujahid Alamaya

Beberapa tahun lalu, saya dikejutkan dengan sikap tak bertanggung jawab sebuah perusahaan yang memiliki media muslim terkemuka. Saat itu, ia memutuskan kontrak sewa web hosting secara sepihak dengan alasan bahwa kerja sama antara pihaknya dengan pengelola server telah berakhir dan para penyewa hosting diminta untuk segera memindahkan seluruh data miliknya dalam tenggang waktu tertentu.

Saya tidak habis pikir dengan sikap perusahaan tersebut. Padahal jelas, sebelumnya ia memiliki kerja sama dengan pihak pengelola server. Namun semenjak pengelola server meninggal dunia, ia berpangku tangan dan tidak menunjukkan itikad baik. Saya tak mau ribut dan memilih memindahkan semua data, karena saya tidak tahu betul apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka.

Sayapun menyampaikan permasalahan ini pada sebuah komunitas dakwah berbasis IT di mana almarhum pengelola server pernah berkecimpung. Tak berapa lama, muncul seseorang yang memberikan solusi. Ia akan bertanggung jawab terhadap semua penyewa web hosting. Jika penyewa web hosting akan memindahkan data ke server miliknya, ia akan memberikan fasilitas gratis selama setahun.

Saya kagum dengan orang tersebut. Ia benar-benar mengamalkan ukhuwah Islamiyah. Padahal, sebelumnya ia tidak memiliki ikatan apapun dengan almarhum pengelola server. Bahkan kenalpun mungkin tidak. Namun karena ukhuwah Islamiyah, ia berani berbagi tanggung jawab dengan menanggung seluruh beban almarhum pengelola server.

Melakukan proses takaful (saling menanggung beban) tidaklah mudah. Dalam mewujudkannya dengan cara berusaha meringankan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada saudara kita, diperlukan ketulusan hati yang mendalam dan niat hanya karena Allah SWT. Di tahap inilah kesatuan hati dan saling menyayangi karena Allah bisa terwujud.

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Ridwan | Mahasiswa
Mari kita jalin silaturahmi dan ukhuwah di KSC ini. Mudah-mudahan kita semua dapat tambahan ilmu dan manfaat. Aamiin.
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0655 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels