HR. Muslim : "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada sosokmu dan hartamu, tetapi Dia akan melihat kepada hatimu dan amalanmu."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Jangan Sepelekan yang Kecil
29 Oktober 2013 pukul 23:00 WIB
Jangan Tinggalkan Sisa
27 Oktober 2013 pukul 18:00 WIB
Untuk Apa Uang dan Hartamu?
25 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB
Simpanlah Aibmu
21 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB
Tak Terdengar, Namun Terasa
15 Oktober 2013 pukul 19:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Sabtu, 2 November 2013 pukul 20:20 WIB

Sumpah Bukan Asal Sumpah

Penulis : Jamil Azzaini

Sumpah yang diucapkan dengan penuh kesadaran menghasilkan sesuatu yang besar. Salah satunya tentu Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. Sebaliknya, sumpah diucapkan asal ucap hanya demi formalitas berpotensi menghasilkan malapetaka. Contohnya, pejabat yang disumpah untuk tidak korupsi, ternyata tertangkap tangan merampok uang rakyat.

Saat orang mengucapkan sumpah, seharusnya didasari kesadaran dan keinginan kuat untuk menjalankan apa yang diucapkan. Menurut saya, orang yang melanggar sumpah itu orang munafik kelas kakap dan tidak layak diberi amanah yang besar. Mereka adalah orang-orang yang tidak konsisten.

Seorang dokter yang melanggar sumpah, seharusnya langsung dicabut izin praktiknya. Bila ia seorang pejabat, maka harus langsung dipecat dengan tidak hormat. Sebab, suatu negara yang dijalankan orang-orang yang melanggar sumpah, negaranya akan semakin lemah. Sangatlah wajar bila sangsi besar ditimpakan kepada para pelanggar sumpah.

Secara pribadi, kita juga diperbolehkan bersumpah. Dulu saat usia 24 tahun, saya pernah bersumpah, “Demi Allah, saya akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk memberangkatkan orangtua saya ke tanah suci sebelum usia saya 42 tahun.” Angka 42 untuk memudahkan saya mengingat bahwa saya pernah bersumpah di usia 24 untuk mewujudkannya di usia kebalikan dari angka itu, 42.

Alhamdulillah sumpah itu terwujud saat saya berusia 40 tahun. Suatu ketika saya juga pernah bersumpah, tetapi gagal mentaatinya. Ketika saya bertanya kepada para ulama terpercaya, ternyata sanksi dari ketidaktaatan terhadap sumpah itu sangatlah besar. Saya harus membayar denda, memberi makan orang miskin, dan berpuasa.

Oleh karena itu, saya enggan meneruskan untuk bekerja sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil), karena ada sumpah yang harus saya taati. Ketika itu saya sadar bahwa keimanan dan mental saya masih sangatlah lemah. Daripada saya melanggar sumpah, lebih baik saya bekerja di tempat yang tidak mengharuskan saya membaca sumpah.

Sumpah bukanlah asal terucap. Membaca sumpah itu memiliki banyak konsekwensi, baik di dunia maupun di akhirat. Sumpah asal sumpah sebenarnya menjadikan Anda sampah kehidupan. Sumpah asal sumpah juga menjadikan Anda layak dibuang ke tempat yang kotor di dunia dan tempat yang penuh siksa di akhirat. Waspadalah!

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eko Prasetyo | Editor Bahasa
Tulisan-tulisan di KotaSantri.com bagus dan sering dijadikan acuan oleh banyak pembaca. Saya memahaminya karena kebetulan juga berkecimpung di media serta punya banyak teman pembaca KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0956 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels