HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Pondasi Rumah Tangga (2)
5 Oktober 2013 pukul 22:00 WIB
Tiga Pengawas
4 Oktober 2013 pukul 20:20 WIB
Tacit Knowledge
3 Oktober 2013 pukul 19:00 WIB
Sombong itu Tak Terasa
27 September 2013 pukul 19:19 WIB
Izinkan Bapak Belajar
21 September 2013 pukul 19:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Rabu, 9 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB

Anakku, Gunakan “Senjatamu”

Penulis : Jamil Azzaini

Ahad kemarin, 6 Oktober 2013, anak saya Ahmad Sholahuddin (Asa) kembali ke Jerman untuk menuntut ilmu. Saya tidak bisa mengantarnya ke bandara karena sedang ada Seminar ON di Medan. Sebagai ganti tidak bisa mengantar ke bandara, hari Jum'at malam sebelum keberangkatan, saya menemaninya di Bandung saat Asa sedang ikut pelatihan.

Dari usai Maghrib hingga pukul 21.30, saya berdiskusi tentang bisnis, keluarga, dan juga tentang bagaimana seorang suami mendidik istri. Sabtu pagi, sebelum saya kembali ke Jakarta, saya ngobrol sejenak tentang pentingnya menghormati orang lain, khsusunya guru kehidupan. Saya berharap, kesediaan saya ke Bandung dan obrolan bersama Asa bisa menjadi pengganti ketidakbisaan saya mengantarnya ke bandara.

Sebagai orangtua, tugas saya adalah membantu anak menyiapkan “senjata” yang akan digunakannya dalam pertempuran di kehidupan nyata. Maka, selama 2 bulan lebih Asa berlibur di Indonesia, di sela-sela mengikuti acara keluarga dan acara pribadi, saya mengirim Asa untuk belajar langsung kepada para ahli (expert) yang sejalan dengan passion-nya.

Selama beberapa hari, Asa menginap dan belajar langsung di rumah Juragan Jaya Setiabudi untuk belajar Affiliate Marketing. Setelah itu dimatangkan ikut E-Camp selama 3 hari di Anyer, Banten. Untuk mengasah kreativitas bisnis, beberapa hari kemudian, Asa berguru selama 2 hari di Jogjakarta dengan mas Among Kurnia Ebo dan mas Karman Sidji Batik.

Setelah ilmunya diendapkan, Asa kemudian membuat rencana move ON. Saya sangat senang mendengar rencana move ON Asa yang dipresentasikan kepada saya. Di dalam rencana move ON, dalam jangka pendek Asa ingin membuat usaha katering di Jerman. Maka untuk menguatkan niat dan rencananya, Asa saya kirim belajar dan menginap di rumah mas Kusnadi di Sragen, Jawa Tengah. Mas Kusnadi adalah salah satu ahli bisnis kuliner yang saya kenal.

Pulang dari Sragen, saya meminta Asa menyedot ilmu dari mas Saptuari, pemiliki Kedai Digital dan pengagas sedekah rombongan. Bersamaan dengan itu, Asa juga berguru dengan mas Rully Kustandar (Kebun Emas) selama 3 hari di Bandung. Asa belajar tentang bagaimana menghasilkan uang melalui internet.

“Senjata” yang saya siapkan untuk anak lelaki saya yang kini berusia 19 tahun itu semoga sudah bisa digunakan untuk bertempur menghadapi kehidupan nyata. Beberapa saat sebelum Asa naik pesawat, melalui telepon ia berkata, “Pak, bulan depan bapak tak perlu kirim uang ke Jerman. Do'akan bisnisku sudah mulai panen.”

Setelah telepon ditutup, langsung saya kirim do'a dan bergumam dalam hati, “Anakku, senjata yang bapak berikan kepadamu bukanlah untuk membunuh. Tetapi justeru untuk menghidupkan dirimu dan orang-orang di sekitarmu. Tugas bapak membantu menyiapkan senjata, tugasmu menggunakannya. Bapak yakin kau bisa segera menggunakan senjata itu. Selamat jalan, anakku. Bapak bangga punya anak laki-laki seperti dirimu.”

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

al falamiy | pengajar
syukran for KSC, banyak ilmu yang dapat diambil dari KSC. teman KSC dari boyolali ada gak ya?
KotaSantri.com © 2002 - 2019
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0538 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels