Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Izinkan Bapak Belajar
21 September 2013 pukul 19:00 WIB
Sekretaris Bangsawan
17 September 2013 pukul 23:00 WIB
Mungkinkah?
15 September 2013 pukul 21:00 WIB
Mengingat Mati, Justru Dapat Rezeki
9 September 2013 pukul 20:00 WIB
Katanya itu Berbahaya
6 September 2013 pukul 21:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Jum'at, 27 September 2013 pukul 19:19 WIB

Sombong itu Tak Terasa

Penulis : Jamil Azzaini

Dalam salah satu tulisan saya, seorang pembaca, mas Hermanto berkomentar, “Kenapa sekarang tulisannya agak sedikit terkesan selalu membanggakan diri sendiri, kek. Tulisan-tulisan dahulu lebih enak dibaca untuk menjadi inspirasi banyak orang. Mungkin bisa menjadi pertimbangan di kemudian hari. Terima kasih.”

Membaca komentar tersebut, saya tersedu. Menangis karena senang sekaligus terharu karena ada yang mengingatkan. Air mata yang tertumpah ini juga sinyal bahwa ada perasaan khawatir menelisik ke dalam hati, benarkah saya telah membanggakan diri alias sombong?

Saya baca ulang artikel itu, ternyata memang ada cita rasa kesombongan. Walaupun saat menuliskannya, tak ada sedikitpun niat untuk sombong atau membanggakan diri. Sungguh, kesombongan itu seperti aliran darah. Ia ada, namun sering tak terasa. Bahkan kesombongan seringkali terbungkus dengan apik, sehingga terkesan itu kebaikan.

Berulang kali saya mohon ampun kepada Allah sembari memohon agar dijauhkan dari penyakit hati terutama sombong. Namun, hingga saya menulis tulisan ini, saya masih gelisah dan khawatir, mungkinkah saya masih punya penyakit sombong di dalam hati, tetapi saya tidak menyadarinya?

Setan durhaka kepada Sang Pencipta karena kesombongan. Setan merasa lebih mulia dibandingkan manusia. Qarun dikubur ke dalam bumi karena sombong. Qarun merasa kaya raya karena jerih payahnya, padahal semua harta di dunia ini adalah milik Sang Mahakaya.

Fir’aun ditenggelamkan ke Laut Merah pun karena merasa sombong. Raja Mesir ini merasa setara dengan Tuhan, bisa menentukan hidup dan matinya manusia. Dan, betapa banyak orang-orang yang sombong saat ia muda, kemudian terhina saat ia tua.

Kegelisahan dan ketakutan saya semakin menjadi saat ingat pesan guru ngaji saat kuliah dulu, “Orang sombong tak akan mencium bau surga.” Di dalam hati saya berkata, mencium bau surga saja tidak, apalagi menjadi penghuninya. “Oh my God! Saya manusia yang masih sering alpa, maka ampunilah saya dari perasaan sombong dalam bentuk apapun.”

Sambil harap-harap cemas memohon Allah mengampuni kesombongan itu, saya sampaikan terima kasih atas nasehat mas Hermanto. Rasa hormat dan terima kasih saya hanya bisa saya balas dalam bentuk do'a untuk mas Hermanto sekeluarga. Semoga saya dan Anda para pembaca dijauhkan dari penyakit-penyakit hati yang sering datang tanpa diundang.

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Anna | Staff UPT Laboratorium
Subhanallah... KotaSantri.com isinya bagus, menarik, dan yang pasti banyak artikel-artikel yang menambah ilmu dan pengalaman.
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0709 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels