Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
Alamat Akun
http://arry_rahmawan.kotasantri.com
Bergabung
4 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Creative Writer and Blogger
Arry Rahmawan lahir di Tangerang, 5 Desember 1990. Mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia. Saat ini kesibukannya sebagai penulis di http://arryrahmawan.net, berbagai jurnal, majalah, buletin, dan telah menerbitkan 5 buah buku. Pendiri dan direktur dari CerdasMulia Leadrrship and Training Center (cerdasmulia.com) ini juga aktif sebagai pembicara seminar nasional di berbagai daerah di …
http://arryrahmawan.net
contact@arryrahmawan.net
arry.rahmawan@gmail.com
arry_tiui09
arry.rahmawan@windowslive.com
arry.rahmawan@gmail.com
http://twitter.com/arryrahmawan
Tulisan Arry Lainnya
Pentingnya Membangun Expertise
7 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
Komitmen sebagai Pembelajar
2 Agustus 2013 pukul 22:00 WIB
Memanfaatkan Waktu Luang
1 Agustus 2013 pukul 18:18 WIB
Belajar Membentuk Hidup Seimbang
27 Juli 2013 pukul 20:20 WIB
Sumber Kebahagiaan Hidup
26 Juli 2013 pukul 20:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Selasa, 13 Agustus 2013 pukul 19:00 WIB

Asyiknya Usia 20-an

Penulis : Arry Rahmawan

Begitu asyiknya usia 20-an, di mana pada rentang usia ini biasanya lagi senang-senangnya kita untuk menikmati masa muda. Belajar di kampus, diskusi dengan teman, hangout, pergi ke mall, nonton, makan di tempat-tempat menyenangkan, karaoke, yang penting happy banget deh bareng temen-temen.

Begitu pun dengan saya, yang masih berada pada rentang usia 20-an ini pun sedang asyik-asyiknya menikmati masa muda saya ini. Tetapi, saya menikmatinya dengan cara sedikit berbeda. Bersama teman-teman saya di TDA Kampus, kami menghabiskan usia 20-an kami dengan cara-cara yang tidak umum.

Yap, kami mencoba untuk merumuskan konsep bisnis, belajar ke sana ke mari bagaimana memperoleh klien, alokasi investasi aset, merumuskan produk yang bagus, bagaimana teknik menjual yang kece, bagaimana menjalin networking, melakukan perjalanan bisnis ke luar kota dan bahkan keluar negeri. Di saat yang lain sibuk mau menghabiskan uang untuk makan di mana atau ke mall mana, kami sibuk memikirkan peluang bisnis untuk bisa hidup secara mandiri. Tujuan kami salah satunya juga agar bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, di mana lulusan terbaik universitas negeri ini tidak menjadi sekrup-sekrup pabrik perusahaan asing yang menguras sumber daya dan aset negeri mereka sendiri. Terjajah secara ekonomi. Daripada cuma protes ‘ganyang neolib’ sana-sini, kami mencoba membuat perusahaan sendiri, asli dalam negeri.

Orang bilang, apa yang kami lakukan bertentangan dengan apa yang seharusnya dilakukan anak muda pada umumnya: kuliah, bersenang-senang. Belum waktunya orang seumuran 20-an memikirkan cara mencari uang. Tugasnya hanya belajar, fun, baru kalau sudah lulus mencari kerja.

Buat saya pribadi, asyiknya usia 20-an terletak pada energi yang ada di rentang usia ini. Energi untuk menuju sukses yang menggebu, kita bisa segera berbuat dengan kondisi yang sangat leluasa, tanpa beban, belum menikah, belum punya anak, belum memiliki tanggungan macam-macam, dan yang paling penting tenaga dan kesehatan masih sangat prima. Gagal pun masih banyak backup-nya, jadi lebih tenang untuk mencoba.

Jadi, sungguh sangat tidak rugi bekerja keras sejak masih muda. Banyak pengalaman yang bisa diraih, yang tentu akan berguna di masa yang akan datang.

Untuk apakah usia-20an Anda digunakan?

http://arryrahmawan.net

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Arry Rahmawan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eka | Karyawan
Salam kenal untuk semua yang ada di KotaSantri.com. Saya baru ikut program ini, tempat ini memang tempat yang paling tepat untuk membekali pengetahuan dengan agama. Pokoknya okelah, tempat mengisi kekosongan disaat kesepian.
KotaSantri.com © 2002 - 2023
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0591 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels