Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
Alamat Akun
http://arry_rahmawan.kotasantri.com
Bergabung
4 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Creative Writer and Blogger
Arry Rahmawan lahir di Tangerang, 5 Desember 1990. Mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia. Saat ini kesibukannya sebagai penulis di http://arryrahmawan.net, berbagai jurnal, majalah, buletin, dan telah menerbitkan 5 buah buku. Pendiri dan direktur dari CerdasMulia Leadrrship and Training Center (cerdasmulia.com) ini juga aktif sebagai pembicara seminar nasional di berbagai daerah di …
http://arryrahmawan.net
contact@arryrahmawan.net
arry.rahmawan@gmail.com
arry_tiui09
arry.rahmawan@windowslive.com
arry.rahmawan@gmail.com
http://twitter.com/arryrahmawan
Tulisan Arry Lainnya
Takjub pada Diri Sendiri
21 Mei 2013 pukul 20:00 WIB
Karena Kita Begitu Berharga
15 Mei 2013 pukul 09:30 WIB
Hidup Sehat dengan Menulis
10 Mei 2013 pukul 22:30 WIB
Mengubah 100.000 menjadi 1.000.000
9 Mei 2013 pukul 11:00 WIB
School Makes Me…
3 Mei 2013 pukul 21:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 27 Mei 2013 pukul 21:30 WIB

Judge a Book by It's Cover

Penulis : Arry Rahmawan

Judul tulisan ini mungkin agak aneh bagi sebagian orang, terutama yang sudah sangat sering mendengar ungkapan, “Don’t judge a book by it's cover.” Benarkah kita tidak boleh menilai sebuah buku dari cover-nya? Banyak orang sepakat dengan ungkapan ini. Buku itu yang paling penting adalah isinya, bukan cover atau tampilan luarnya.

Namun saya sebagai seorang penikmat buku, biasanya saat berjalan-jalan ke toko buku, mencari buku dengan dua pertimbangan : penulis dan tampilannya. Penulis umumnya jika memang saya sudah mengenal kualitas buku-bukunya yang bagus. Tampilan umumnya jika saya belum mengetahui dengan jelas siapa penulis buku tersebut. Untuk yang cover bukunya biasa saja dan kurang menarik, umumnya saya lewati begitu saja karena memberikan kesan tidak profesional. Salah satu buku menarik yang saya beli karena tertarik dengan cover-nya adalah buku Dream Catcher tulisan Alanda Kariza. Terlepas dari isi bukunya mengenai gagasan mimpi itu menarik atau tidak, namun teknik pengemasan yang bagus ini menjadi salah satu daya tarik. Bahkan, pernah saya mendengar dari salah satu petinggi toko buku bahwa, sebuah buku tingkat penjualannya bisa naik secara signifikan hanya karena cover-nya diganti!

Ungkapan don’t judge a book by it's cover seringkali membuat kita mengesampingkan apa makna dan arti dari sebuah penampilan. Di era di mana saat ini sudah banyak sekali buku yang diterbitkan dengan mudah dan murah, maka penampilan menjadi salah satu aspek penting dalam memenangkan persaingan. Oleh karena itu, memiliki penampilan yang unik dan berbeda menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kesuksesan sebuah buku.

Setelah dilihat-lihat, ternyata ini juga bisa berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Penampilan merupakan salah satu media paling cepat dan tepat untuk membuat kesan pertama terhadap diri kita. Seringkali walaupun kita memiliki gagasan-gagasan yang cemerlang, namun secara penampilan kita urakan, tidak diurus, dan berkesan negatif lainnya.

Maksud penampilan di sini bukan berarti kita harus bermewah-mewahan dan menggunakan barang yang mahal, namun bisa dimulai dengan memberikan senyuman, kehangatan dalam berbicara, pendengar yang baik, empati, kontak mata yang tidak mengintimidasi.

Pernah saya memiliki teman seorang yang sangat pintar dan jenius, namun dia kurang pandai dalam ‘membungkus dirinya’. Orangnya pendiam, tidak suka bersosialisasi, orangnya kaku. Kalau sudah seperti ini, ibarat sebuah buku dengan gagasan bagus tapi cover-nya sembarangan, akibatnya tidak dilirik orang. Di lain kesempatan saya juga melihat seorang yang sangat pandai untuk ‘membungkus’ dirinya dengan cover yang baik dan akhirnya dia banyak dipercaya untuk menangani proyek besar. Namun, ternyata kinerjanya tidak sesuai dengan image yang dia tampilkan. Ibarat sebuah buku, buku tersebut memiliki cover yang sangat bagus, namun isinya sangat buruk dan berantakan. Akibatnya, cepat atau lambat buku ini tidak akan dilirik lagi dan akan menjadi omongan banyak orang, “Jangan beli buku itu, cuma bagus cover-nya doang.”

Memang lebih baik untuk bagus di keduanya, baik secara penampilan maupun secara isi. Jika kita adalah orang yang berilmu, pandai, cerdas, maka berpenampilanlah yang elegan dan menarik untuk mendukung hal tersebut. Jika selama ini kita hanya jago berbicara, namun ternyata kapasitas dalam diri kita belum sesuai dengan apa yang kita gembar-gemborkan ke orang, maka segeralah untuk banyak belajar, belajar, dan terus belajar untuk mengimbanginya. Just deliver on what you promise.

Jadi, memang buku yang bagus adalah buku yang bagus isinya dan bagus juga cover-nya, bukankah begitu?

http://arryrahmawan.net

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Arry Rahmawan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Teguh Yulyono | CSA Dubai Airport
Saya sangat gembira kembali bisa membuka dan membaca tulisan rekan-rekan yang memberikan pencerahan. Untuk admin : U R survival after so long with many challenges. Keep it up your spirit, your website had changed a lot of people who read articles on it. One of them is me. Thank you so much. Insya Allah bisa menjadi amalan kebaikan dan mendapat nilai yang sempurna di mata Allah SWT.
KotaSantri.com © 2002 - 2024
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1214 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels