Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Menjaga Harga Diri
13 April 2013 pukul 11:00 WIB
Jangan Cuma Usul, tapi Realisasikan
7 April 2013 pukul 21:00 WIB
Kemunduran Iman
1 April 2013 pukul 21:00 WIB
2000 Rupiah
26 Maret 2013 pukul 22:00 WIB
Dakwah atau Politik?
20 Maret 2013 pukul 20:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Jum'at, 19 April 2013 pukul 21:30 WIB

Mengembalikan Kepercayaan

Penulis : Mujahid Alamaya

Kepercayaan memang tak ternilai harganya. Ketika seseorang dapat dipercaya, maka akan dipercaya seterusnya. Namun sekali saja kepercayaan yang diberikan tersebut ternodai, maka akan sangat sulit bagi sebagian orang untuk memercayainya lagi.

Saya termasuk salah satu di antaranya, tidak mudah untuk memercayai kembali seseorang yang telah menodai kepercayaan saya padanya. Berbagai upaya orang tersebut untuk mengembalikan kepercayaan, tidak begitu saja saya bisa terima dengan mudah.

Begitu pula dengan atasan saya di dunia kerja. Saya sangat dipercaya oleh atasan. Sampai pada akhirnya, karena ketidaksukaan beberapa pihak pada saya, muncul berbagai omongan tidak benar yang mengarah pada fitnah dihembuskan pada atasan saya.

Perubahan sikap atasan pada saya begitu terlihat. Namun saya tetap bersikap wajar sambil berusaha mengembalikan kepercayaan atasan pada saya. Terasa berat memang. Jujur, apa adanya, dan tidak termakan hasutan adalah salah satu cara yang saya lakukan.

Seiring berjalannya waktu, kembalinya kepercayaan atasan pada saya mulai terasa, tapi belum sepenuhnya. Saya harus tetap bersabar untuk mendapatkan kepercayaan sepenuhnya dari atasan secara bertahap. Kenapa? Karena kepercayaan itu mahal dan tak tenilai harganya.

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Vitra | Exim Staff
Sangat hebatzzz, KSC!
KotaSantri.com © 2002 - 2014
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 1.1119 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels