HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://febrian.kotasantri.com
Bergabung
28 Maret 2011 pukul 00:07 WIB
Domisili
Surabaya - Jawa Timur
Pekerjaan
Mahasiswa
http://febrianhadi.wordpress
febrianhadi
http://facebook.com/Febrian Hadi Santoso
http://twitter.com/febrianhadi
Tulisan Febrian Lainnya
Menyapa Malam
27 Februari 2013 pukul 15:00 WIB
Manusia itu Kaya
16 Februari 2013 pukul 11:00 WIB
Menanti Pertemuan Kedua
21 Januari 2013 pukul 11:30 WIB
Butuh atau Ingin?
23 November 2012 pukul 09:00 WIB
Malam Nan Indah
3 Oktober 2012 pukul 15:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Selasa, 12 Maret 2013 pukul 09:00 WIB

Patuhlah pada Aturan

Penulis : Febrian Hadi Santoso

Sungguh tak kupahami, apa motif dari pelanggar lalulintas itu? Patuhlah akan akibat yang disebabkan, bukan karena hukuman yang dijatuhkan.

Satu lagi fenomena yang kerap kali kita temui di sekitaran kita, pelanggaran lalulintas. Fenomena ini terkadang ada motif kesengajaan dari pelaku. Entah apa yang mendasarinya. Seperti melanggar trafficlamp, melawan arus, tak memakai helm, serta pelanggaran-pelanggaran lainnya. Tentu ini akan berdampak pada diri dan juga sesama pengguna jalan.

Apa sebab?

Jalan yang dipergunakan untuk hilir mudik kendaraan merupakan fasilitas umum yang diperuntukkan kepentingan bersama. Tentunya, kita harus menggunakan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Sebab tak hanya kita yang menggunakan, karena itu sepatutnyalah kita bersikap demikian.

Sebab lainnya, dengan patuh akan semakin kecil peluang terjadinya accident di jalan. Dengan demikian, kita juga membuat save orang lain berkendara.

Cobalah tengok ke dalam, seberapa sering kita melawan arus atau melanggar trafficlamp? Seberapa sering pula kita peduli dengan keselamatan diri dan orang lain. Pun bila jalanan sedang sepi, akankah kita tetap patuh atau sebaliknya? Bila tetap kita lakukan, kepatuhan kita akan peraturan sebab tak ada orang yang menyaksikan bukan karena kepatuhan akan kesadaran keselamatan diri.

Sungguh, wahai diri, patuhlah pada peraturan akan akibat yang disebabkan, bukan sebab hukuman yang akan dijatuhkan. Ini lebih membuat kita selamat.

http://febrianhadi.wordpress

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Febrian Hadi Santoso sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Lucasgoru | Karyawan Swasta
Allahu Akbar... Terus terang, KotaSantri.com lebih membuka mata hati saya tentang Islam.
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0446 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels