Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
Alamat Akun
http://febrian.kotasantri.com
Bergabung
28 Maret 2011 pukul 00:07 WIB
Domisili
Surabaya - Jawa Timur
Pekerjaan
Mahasiswa
http://febrianhadi.wordpress
febrianhadi
http://facebook.com/Febrian Hadi Santoso
http://twitter.com/febrianhadi
Tulisan Febrian Lainnya
Menanti Pertemuan Kedua
21 Januari 2013 pukul 11:30 WIB
Butuh atau Ingin?
23 November 2012 pukul 09:00 WIB
Malam Nan Indah
3 Oktober 2012 pukul 15:00 WIB
Karena Aku Suka Wanita Si Merah Marun
28 Mei 2012 pukul 12:00 WIB
Wanita itu Mutiara
10 Mei 2012 pukul 14:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Sabtu, 16 Februari 2013 pukul 11:00 WIB

Manusia itu Kaya

Penulis : Febrian Hadi Santoso

Seperti biasa, seminggu sekali bapakku menjalani fisioterapi di rumah sakit. Dua minggu terakhir ini aku yang mengantarkan dan menunggunya di rumah sakit, mumpung libur. Saat menunggu dari pagi hingga menjelang siang, tak putus orang yang datang, silih berganti. Entah apa yang diderita, yang jelas beragam penyakit.

Kala seorang pasien berobat, tentu dibutuhkan biaya. Tak sedikit biaya yang dikeluarkan. Beruntung, bapak adalah seorang pensiunan dan masih memegang kartu ASKES, semua biaya ditanggung. Tak terbayang, berapa biaya yang dibutuhkan untuk berobat seorang pasien kala sakit.

Dari hasil menunggu, terselip renungan di antara keramain rumah sakit. Kala melihat seorang pasien, iba hati ini melihatnya. Tak henti berucap syukur kala diri ini masih diberi sehat.

Sungguh, orang yang sehat itu adalah orang yang kaya. Betapa tidak, ia tak harus keluarkan biaya untuk berobat. Bila dibanding dengan orang yang sedang sakit, sungguh tak ada alasan untuk tak selalu bersyukur.

“Rabb, jangan hukum kami kala kami salah atau lupa untuk berterima kasih padaMu.”

Coba lihat oksigen yang kita hirup, Allah kasih dengan cuma-cuma. Bagaimana bila kita harus membayar itu semua, berapa jumlah yang harus kita bayar? Karena itu, sepatutnyalah kita berterima kasih pada Allah. Maka sebutlah Dia Yang Maha Pengasih itu.

“Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan?”

http://febrianhadi.wordpress

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Febrian Hadi Santoso sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Fariz Aziz | Mahasiswa
Alhamdulillah KotaSantri.com masih ada. Udah 2 tahun nich gak browsing web ini.
KotaSantri.com © 2002 - 2023
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0371 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels