|
QS. An-Nahl : 97 : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
|
|
|
http://asyifa85.blogspot.com |
|
asyifa85@yahoo.com |
|
|
asyifa85 |
|
asyifa85@yahoo.com |





Jum'at, 23 Juli 2010 pukul 16:30 WIB
Penulis : agus triningsih
Pagi hari setelah subuh, saya segera menuju ruang TV di kos saya. Ingin nyimak ceramah pagi karena Headset HP rusak, jadinya gak bisa dengerin MQFM. Saya kaget ketika mendapati teman kos yang sedang duduk di kursi ruang TV dengan matanya yang terlihat lelah.
”Tadi malam tidur di sini, mbak? Gak kedinginan?”
“Aku belum tidur eee, habisnya gak bisa tidur.”
”Hah...??!!!”
Ehm... Teman saya yang satu itu memang selalu tidur sekitar jam 2 atau jam 3 dini hari, tapi hari itu, hingga jam 5 pagi dia belum juga bisa terlelap. Kok bisa ya? Katanya sih kalau malam, dia selalu asyik membaca bahan-bahan skripsinya plus browsing internet yang langsung online dari kamarnya. Hebatnya, dia bisa tahan membaca tanpa kantuk hingga dini hari. Padahal saya sendiri seringkali hanya bisa bertahan hingga jam 10 malam. Kalaupun ada tugas yang mengharuskan lembur hingga tengah malam, saya hanya bisa bertahan dengan bantuan segelas kopi.
Bukan hanya ’dia’ yang begitu, masih ada beberapa teman lainnya yang hobi banget nongkrongin TV hingga tengah malem. Seringnya mereka baru beranjak tidur setelah tengah malam. Ada juga satu teman yang hobbinya ngobrol panjang. Jadinya dia punya hobi nelfon ataupun nungguin telfon setelah tengah malam. Nah, habis itu dia bakalan ngobrol hingga menjelang subuh. Katanya sih jam segitu kan nelfon murah buanget. Jadi ya kudu dimanfaatin. Masih ada nih, yang juga punya kebiasaan tidur dini hari, nah klo kelompok yang satu ini, gengnya anak arsitektur. Kalau ngerjain gambar atau maket, bisa tahan ampe menjelang subuh juga. Wuih, hebat deh mereka.
Tapi sayangnya, pola kebiasaan mereka tersebut menimbulkan kebiasaan yang tidak baik lainnya. Ya, selain sama-sama suka tidur dini hari, mereka juga sama-sama suka bangun siang, sebagai akibatnya mereka harus ngorbanin shalat subuh mereka, karena mereka selalu bangun di waktu-waktu dhuha, bahkan hingga dzuhur menjelang. Wuih, repot kan? Ini perkara besar yang bagi kita suka diremehkan! Sepertinya harus ada yang diperbaiki dari pola tidur kita, tapi bukan penambahan jam tidurnya loh?!
Pada dasarnya, tidur merupakan kebutuhan setiap mahkluk hidup di dunia. Allah SWT telah menetapkan bahwa tidur yang sesuai dengan fitrah adalah malam hari. Nah, konon katanya, tidur yang baik adalah tidur pada awal malam, bukan setelah pertengahan malam.
Dr. Shabri El-Qabbani dalam bukunya, Dokter Anda mengatakan, “Walaupun kita tidak dapat membantah pendapat bahwa tidur di waktu malam dapat digantikan dengan tidur di waktu siang, tetapi sebenarnya perbedaan antara tidur dalam gelap dan suasana tenang, dengan tidur dalam cahaya yang merangsang mata dan syaraf, sangat signifikan. Sehingga menyalakan lampu yang redup atau mematikan lampu kamar merupakan hal yang sangat baik untuk kita untuk menciptakan suasana gelap tersebut."
Penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang akan mencapai tahap relaksasi penuh pada jam-jam pertama tidurnya dan tidur sebelum tengah malam memiliki manfaat dua kali lebih besar dari tidur setelah tengah malam. George Alfred Tennes, salah seorang pengikut Theodore Stockman yang mengusung teori “Tidur Secara Alami”, mengatakan bahwa tidur setelah tengah malam dapat melemahkan kemampuan untuk mengembalikan kebugaran jika dibandingkan dengan tidur sebelum tengah malam. Dan menurutnya, pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk bekerja, karena pada saat itu tubuh kita telah kembali bugar, segar, dan aktif. Rasulullah SAW bersabda, “Umatku diberkahi di waktu pagi hari.”
Nah, jadi, bagi kita yang sudah terlanjur punya pola tidur yang gak baik, buruan deh bikin pola baru yang lebih sehat. Kalaupun banyak tugas yang mengharuskan kita untuk terjaga/lembur di malam hari, maka akan sangat baik jika sebelum tengah malam kita tidur terlebih dahulu. Seminimalnya 2 jam deh, baru setelah itu kita bangun dan ngelanjutin kerjaan kita. Dan jangan tidur sebelum waktu subuh, karena bagaimana pun juga, shalat itu lebih baik daripada tidur kan? Shalat sunnah rawatib sebelum subuh aja pahalanya diibaratkan lebih baik/indah dari dunia dan segala isinya, apatah lagi shalat subuhnya, pasti lebih dasyat deh. Betul gak?!
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan agus triningsih sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.
jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan.
dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.