HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
Alamat Akun
http://ao_zora.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 00:55 WIB
Domisili
Pekanbaru - Riau
Pekerjaan
Student and Author
...a cocoon becomes a beautiful butterfly. just like the butterfly's metamorphosis, i wanna become the extraordinary girl not just ordinary girl anymore..
aozora_hime@yahoo.com
yuki_sakamoto@rocketmail.com
aozora_hime@hotmail.com
Tulisan Aozora_hime Lainnya
Aku Orang yang Beruntung
22 Agustus 2009 pukul 16:00 WIB
Say I don't Know, Why Not?!
15 Agustus 2009 pukul 20:00 WIB
The Real Happiness
26 Juli 2009 pukul 15:00 WIB
Sudahkah Kamu Mengeskalasikan Ibadahmu?
25 Juli 2009 pukul 19:21 WIB
Dia Pasti Akan Datang
17 Juli 2009 pukul 17:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 21 Desember 2009 pukul 16:09 WIB

Islamic New Year, New Schedule

Penulis : aozora_hime

Subhanallah, tidak terasa sekarang sudah memasuki awal pergantian tahun nih! Oke, Hime mo ngucapin, “HAPPY ISLAMIC NEW YEAR 1431 H."

Hmm, sekarang kita mo ngomongin apaan ya? Pastinya sih nggak jauh-jauh amat dari judul dari tulisan ini. Yup! ‘Atarashii no keikaku’ atau bahasa gaulnya itu adalah ‘new schedule’. Jelas banget, setahun telah lewat dan berlalu, kita sebagai seorang muslim kudu muhasabah atau merenungi apa yang telah kita lakukan terhadap setahun yang lalu itu. Dan bukan itu saja, kita juga wajib merencanakan rencana or schedule untuk setahun ke depannya.

Guys, kamu udah melakukan ini atau belum sama sekali? Aduh, pliss lakukan saat ini juga. Sayang banget kan kalo kamu tidak melakukan perubahan diri dari tahun sebelumnya. Dengar dan camkan sebuah kata-kata hikmah ini, “Waktu ibarat pedang, apabila engkau tidak menggunakannya dengan benar, niscaya pedang itu akan melukaimu.”

Nah lho? Kamu semua pasti nggak mau tertusuk sama pedang di atas, kan?! Makanya kamu kudu buat perubahan atau gebrakan baru terhadap rencana-rencana yang selama ini telah kamu lakuin. Salah satu contohnya ngintip rencana Hime aja ya! Saat ini, Hime berencana akan lebih disiplin dan menghargai waktu lagi. Why?

Waktu itu, Hime membaca sebuah kisah kehidupan seseorang di majalah. Kita sebut aja namanya si Tora. Nah, si Tora ini sedang nyari pekerjaan di salah satu kota kelahirannya. Tanpa sengaja, ia membaca sebuah lowongan pekerjaan di koran. Dengan gagah berani ia mendatangi alamat tempat lowongan itu. Ternyata, orang yang sedang mencari para lowongan sedang tidak ada di tempat. Pembantunya hanya berkata, sang majikan berpesan satu hal, jika ingin mendapat pekerjaan harus datang besok jam sepuluh tepat.

Keesokan paginya, si Tora sudah siap-siap. Ia melirik jam tangan dan berkata pelan, “Ah, mending bentar lagi deh!” padahal jam sudah menunjukkan pukul sembilan. Waktu yang ia miliki sesuai dengan janji hanya satu jam lagi. Tapi, Tora hanya anggap enteng aja dengan masalah waktu yang sudah dijanjikan. Sekitar jam setengah sepuluh, ia baru pergi ke tempat lowongan kemarin.

Ia menaiki bus yang mengarah ke tempat lowongan tersebut. Tak disangka adalah jalanan sedang macet. Si Tora agak gelisah juga. Tapi ia berusaha menepis kegelisahan itu. Ia hanya berharap sang majikan pasti mau memaafkan keterlambatannya. Satu jam kemudian, si Tora akhirnya sampai juga di tempat tujuan.

Dengan senyum mengembang, ia mengetuk pintu rumah majikan yang akan ia temui sesuai janji kemarin. Pintu pun dibuka dan sang majikan berdiri di depannya. Ia bertanya, ”Anda siapa?”

Tora menjelaskan tentang pesan pembantu dan tujuan ia datang ke sini. Apa yang terjadi selanjutnya? Sang majikan segera mengusir si Tora ke luar. Dan ia juga berkata dengan lantang saat Tora bingung kenapa dia diusir. "Gue nyari kerja kok malah diusir sih?" pikir Tora dalam hati.

Sang majikan berkata, “Saya tidak membutuhkan orang yang tidak disiplin seperti Anda. Jika Anda orang Islam, seharusnya Anda malu. Islam tidak pernah mengajarkan untuk menunda atau mengulur-ngulur waktu.”

Si Tora terkejut dan paham kenapa sang majikan mengusirnya. Usut punya usut, majikan itu rupanya adalah seorang kyai yang cukup ternama di kota. Lalu, semenjak itu si Tora tidak pernah mengulangi perbuatannya untuk kedua kali. Ia bertekad dan berjanji akan lebih tepat waktu lagi. Dan bukan itu saja, setiap ada acara atau apa pun, ia pasti akan datang lebih awal tiga puluh menit. Karena kebiasaannya itulah, ia menjadi seorang pengusaha sukses di kota kelahirannya itu. Hebat, kan!!

Selesai Hime baca, Hime sempat berpikir. Kenapa Indonesia tidak pernah maju dan selalu menyandang nama ‘negara berkembang’? Padahal kalo diliat dari segi sumber daya alam, Indonesia mah lebih unggul dari Amerika, Jepang, Inggris. Tapi, kenapa tiga negara ini bisa lebih maju bahkan bisa merajai pasar internasional? Jawabannya hanya satu : KURANG DISIPLIN! Yeah, hanya satu itu jawabannya. Indonesia negara muslim terbesar di dunia, andaikan seluruh penduduk muslim mengamalkan kedisiplinan waktu, pasti negara ini akan lebih maju dari tiga negara tadi. Tapi, kenyataan yang sebenarnya adalah sangat berbanding terbalik. Malu banget ya!

Maka dari itu, Hime sudah berazzam akan lebih disiplin dan menghargai waktu lagi dari selama ini yang telah kulakukan. Kalian begitu juga ya, guys!! Sebagai generasi muda yang smart dan gaul, kita harus bisa disiplin. Kalo ingin negara tercinta ini bangkit dan maju, hanya generasi muda seperti kita yang bisa mewujudkannya. Dan yang pasti, kalo ingin sukses kuncinya hanya satu : DISIPLIN.

Tugas kita dalam mengatur waktu adalah mendaftar seberapa banyak waktu yang kita buang sia-sia selama beraktivitas selama satu hari. Kita dapat melakukan yang lebih maksimal dalam setiap menit. Berpegang teguhlah pada rencana yang telah dibuat. Jadwal yang telah dibuat hanya dapat terlaksana dengan benar jika kita mau mengukuhkan komitmen.

Mengapa menunda?

Guys, kita harus ingat menunda merupakan pencuri waktu yang banyak mengakibatkan keterlambatan sukses dalam pekerjaan, amalan, bahkan cita-cita. Yah, seperti si Tora tadi. Gara-gara dia anggap sepele dengan waktu, akhirnya ia malah diusir dan tidak mendapatkan pekerjaan. Hasan Al-Banna mengatakan, “Ketahuilah, kewajiban itu lebih banyak daripada waktu yang tersedia, maka bantulah saudaramu untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya. Jika Anda punya kepentingan atau tugas, maka selesaikanlah segera!”

“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan menjalankan amal shaleh dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-Ashr : 1-3)

Waktu merupakan anugerah Allah pada kita. So, jangan berhenti melakukan amal kebaikan. Ingat guys, manfaatkanlah waktu luang kita di mana pun kita berada. Kita tidak bisa menggantikan waktu yang hilang. Cepat atau lambat, kita akan menyesali waktu-waktu yang kita sia-siakan dengan kemalasan yang kita perbuat.

Lalu, apa lagi ya rencana baru yang akan kita lakukan untuk setahun ke depannya? Banyak banget, Bro! Makanya kudu direncanakan dari sekarang. Seperti ingin menulis buku atau novel, atau kamu ingin belajar bahasa asing selain bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Perancis. Pokoknya, banyak deh yang bisa dilakukan. Atau kamu punya cita-cita pengen buat usaha warnet atau pulsa, yah mulai sekarang dilakukan. Kali aja, kamu bisa ngebiayai kuliah dengan hasil keringat kamu sendiri. Hebat banget tuh! Berarti kamu termasuk orang yang sukses dengan jalan disiplin.

So, disiplinkan diri masing-masing ya!

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan aozora_hime sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Agoes | TKI
Di sini tempat kumpul-kumpul, atau hanya sekedar ingin menambah ilmu tentang agama, atau hanya ingin baca-baca artikel-artikel bagus dari temen-temen di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0523 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels