HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Air Mataku Menetes
2 April 2009 pukul 18:26 WIB
Tidak Menelan 'Mentah-mentah'
1 April 2009 pukul 15:30 WIB
Kejujuran dan Kesederhanaan
14 Maret 2009 pukul 16:35 WIB
Gundah
12 Maret 2009 pukul 20:51 WIB
Tiada Kesetiaan Tanpa Kesetiaan
7 Maret 2009 pukul 16:21 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 13 April 2009 pukul 16:41 WIB

Karena Hidup adalah Perjuangan

Penulis : Mujahid Alamaya

Dalam mengelola Program Prestatif (Peduli Pelajar Berprestasi dan Pro-Aktif), saya bisa dibilang terlalu milih-milih dan ribet. Kenapa ribet? Lantaran saya selalu memproses mereka yang selalu melengkapi syarat-syaratnya dengan lengkap dan benar. Jika salah satu syarat tidak lengkap, saya tidak akan memprosesnya sama sekali.

Pernah seorang teman bertanya, "Kenapa sih gak dipermudah aja?" Lalu saya pun menjawabnya dengan enteng. Saya tidak ada maksud untuk mempersulit ataupun membuat orang lain susah. Saya hanya ingin tahu sampai mana ikhtiar mereka dalam menjemput rezeki. Apakah mereka leha-leha, setengah hati, atau sungguh-sungguh.

Kalau ikhtiar mereka sudah maksimal, baru saya proses mereka untuk dipertimbangkan sebagai Peserta Prestatif. Saya lebih respek kepada mereka yang ikhtiarnya maksimal. Dan sebagai penghargaan bagi mereka, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan mengusahakan agar mereka mendapat bantuan.

Selama ini, yang saya amati, beberapa mustahik hanya 'menerima' dan menunggu 'diberi' saja, tidak terlihat adanya ikhtiar maksimal dari mereka. Bahkan, ada yang sudah saya fasilitasi dan diberi beberapa kemudahan, tapi mereka masih leha-leha saja. Melihat hal tersebut, saya jadi 'enggan' untuk membantunya lagi.

Saya pun harus bertindak tegas terhadap mereka yang 'tidak mematuhi'ketentuan yang telah ditetapkan. Bukannya kejam. Tapi sebagai konsekuensi dari sebuah 'kesepakatan'. Dan dampak dari ketegasan saya tersebut, mungkin membuat mereka kecewa, tapi itulah resiko yang harus dihadapi oleh mereka yang enggan ikhtiar.

Dengan ikhtiar yang maksimal, saya bisa menilai, bahwa mereka memang sedang berjuang dalam hidup ini. Beda dengan mereka yang leha-leha atau setengah hati, seakan-akan mereka tidak mau berjuang dan hanya menunggu 'dicekoki' saja. Kalau tidak berjuang, mana mungkin akan terlepas dari kondisi yang mereka alami saat ini.

Maka, alangkah lebih baik jika kita selalu menghargai mereka yang berjuang keras dalam hidup ini, karena hidup adalah perjuangan.

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Cybi Newsletter | Buletin Bulanan
Situs ini berisi berbagai tulisan menarik yang bernuansa anak muda. Walau demikian, situs ini tetap dapat memberikan siraman rohani dan memperkaya wawasan Anda, ketika membaca dan menekuninya.
KotaSantri.com © 2002 - 2022
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0596 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels