HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Santri
Amelia Yulfiana,
Karyawan Swasta
Pekanbaru
Mugi Lestari
Mahasiswi
Yogyakarta
muhammad pakpahan
Layouter
Medan
Forum
Suara
Akinara : Semangat. Memang sudah merupakan kepastian kalau berjalan di jalan ini, banyak durinya. Semangatsemangatsemangat
ida : Ninggalin jejak
Pelangi
Pernik
Ahad, 29 Agustus 2010 pukul 17:55 WIB
Fiyan Arjun
"Sudahlah, Mak ndak usah jualan kolak lagi. Lagi pula buat siapa sih, Mak? Bukannya nanti Narto kirimin uang buat Mak tiap bulan kalau Narto sudah bekerja di Jakarta. Sudahlah, Mak …
Selengkapnya • Suka
Ahad, 22 Agustus 2010 pukul 17:30 WIB
Aris Solikhah
Tersiar kabar seorang lelaki turun dari langit. Dia bukan berupa bayi tapi laki-laki dewasa. Para ibu tak punya putra kecewa, lantaran hilang impian mengadopsi anak langit. Gadis-gadis pun juga penasaran …
Selengkapnya • Suka
Ahad, 15 Agustus 2010 pukul 17:00 WIB
Aw Wibowo
Terik tengah menginjak ubun-ubunku. Mata mengeryip sipit, pupil mengerdil, raut mengerut, katup bibir membuka, karena menahan silau dan panasnya yang menyapu hamparan bumi. Jalanan terasa terbakar. Tarian fatamorgana meliuk-liuk mengaburkan …
Selengkapnya • Suka
Ahad, 8 Agustus 2010 pukul 18:55 WIB
Radoek
Warna merah jingga mulai muncul di ufuk Timur. Aku beranjak dari dekapan selimut dan setengah berlari ke kamar mandi. Hampir saja aku tertinggal shalat Subuh. Mungkin terlalu lelah karena perjalanan …
Selengkapnya • Suka
Ahad, 1 Agustus 2010 pukul 17:00 WIB
Ferry Hadary
Kruyuk... kruyuk...   Duh, kok masih lapar? Padahal baru saja semangkok mie instant udah tandas dimakan. Apa iya sih, kalo belajar itu pasti buat perut kruyukan? Beranjak ke reizouko, alhamdulillah... …
Selengkapnya • Suka
fadhil | Mahasiswa
2 kata untuk situs ini, LUAR BIASA!!! Berharap bisa terus memberi manfaat pada para pengunjungnya.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1736 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels